Breaking News:

Pemimpin Tinggi Iran Pimpin Salat Jumat Pertama Kalinya dalam 8 Tahun, Kecam dan Sebut Amerika Badut

Salat Jumat di Teheran ini dihadiri ratusan ribu warga muslim Iran yang masih berduka atas kematian Jenderal Qassem Soleimani.

Editor: Amirullah
Youtube Global News
Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei Pimpin Salat Jumat di Teheran (17/1/2020) unruk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun, Singgung Amerika saat Khotbah 

Namun Khamenei tidak memberikan rincian tentang negara mana yang dimaksudnya.

Ibadah Jumat itu pun dipenuhi ratusan ribu jemaah yang ingin mendengarkan khotbah yang langka.

Massa tumpah hingga ke jalan-jalan ibu kota Teheran.

Hadir pula Presiden Hassan Rouhani di barisan depan bersama pembicara parlemen Ali Larijani.

()

Presiden Hassan Rouhani di barisan depan bersama pembicara parlemen Ali Larijani (YouTube Global News)

Terakhir kali Khamenei memimpin shalat Jumat adalah pada 2012 untuk menandai peringatan 33 tahun Revolusi Islam.

Ia juga pernah memimpin doa pada 2009 di tengah protes atas pemilihan presiden yang kontroversial.

Selama beberapa hari terakhir, siaran radio dan televisi Iran mendorong orang-orang untuk ikut beribadah.

Undangan sholat Jumat itu dilakukan setelah adanya aksi protes warga yang meminta pertanggung jawaban pemerintah Iran atas tertembaknya pesawat komersil Ukraine Airlines.

Militer Iran awalnya menyangkal telah menembak pesawat itu.

Namu akhirnya Iran mengakui kesalahannya itu dengan berkata insiden terjadi karena human error.

Khamenei menyatakan belasungkawa kepada keluarga para korban.

Namun ia berkata media asing telah mencoba menipu Iran atas kecelakaan itu.

"Musuh kita mencoba memanipulasi kecelakaan pesawat untuk menutupi keberhasilan kita," ucapnya.

"Peristiwa yang terjadi setelah kecelakaan tidak boleh diulangi lagi," tambah Khamenei.

Pernyataan Khamenei itu dapat dianggap sebagai peringatan keras bagi pasukan keamanan untuk tidak membiarkan protes atau kerusuhan lebih lanjut.

Menteri Luar Negeri Mohammed Javad Zarif mengatakan awal pekan ini bahwa orang-orang turun ke jalan karena mereka "dibohongi selama beberapa hari."

Khamenei juga membahas ketegangan yang sedang berlangsung dengan Prancis, Jerman dan Inggris (E3 Nation) yang memicu mekanisme perselisihan dalam kesepakatan nuklir Iran.

"Hari ini sudah jelas bahwa negara-negara Eropa ini adalah antek-antek Amerika," katanya.

"Tapi, kalian negara-negara Eropa harus ingat bahwa Amerika saja belum berhasil membuat bangsa Iran berlutut, apalagi kalian, kalian yang tidak jauh lebih perkasa daripada Amerika."

"Orang Eropa adalah 'tangan besi yang diberi sarung tangan beludru'," kata Khamenei.

"Mereka tidak mungkin menjadi orang yang kita percayai."

(Tribunnews.com, Tiara Shelavie)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemimpin Tinggi Iran Pimpin Salat Jumat Pertama Kalinya dalam 8 Tahun, Singgung Amerika saat Khotbah

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved