Breaking News:

Berita Gayo Lues

Harga Bawang Naik di Galus, Petani Cabai Beralih Tanam Bawang Merah

Bahkan petani cabai yang selama ini tanam cabai sudah mulai beralih menjadi petani bawang merah.

Penulis: Rasidan | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Tanaman bawang warga yang dikembangkan diareal persawahan disalah satu desa di Kutapanjang Galus, Minggu (19/1/2020).SERAMBINEWS.COM/RASIDAN 

Bahkan petani cabai yang selama ini tanam cabai sudah mulai beralih menjadi petani bawang merah.

Laporan   Rasidan    |  Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN- Harga bawang merah di Kabupaten Gayo Lues (Galus) naik dalam seminggu terakhir ini.

Bahkan petani cabai yang selama ini tanam cabai  sudah mulai beralih menjadi petani bawang  merah.

Tanam bawang ini merupakan salah satu tanaman yang menjanjikan dan tidak butuh modal besar seperti tanaman lainnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, masyarakat dan petani mulai tergiur untuk mengembangkan tanaman bawang merah di kabupaten itu.

Bahkan dominan tanaman bawang itu dikembangkan dan ditanaman di areal persawahan yang membutuhkan banyak air dibandingkan tanaman lainnya.

Bahkan umur tanaman bawang merah dari masa tanam hingga panen relatif sangat singkat dibandingkan tanaman lainnya.

Kades Enggan Pinjamkan Ambulans, Jenazah Kakek Ini Ditandu Pakai Sarung Sejauh 10 Kilometer

500 Calon Peserta Tes CPNS di Bireuen Belum Cetak dan Leges Kartu Ujian, Batas Akhir 25 Januari 2020

Ingin Tahu Apakah Uang Bisa Beli Kebahagiaan, Miliader Ini Bagikan Uang Rp 123 Miliar, Ini Syaratnya

Selain itu juga tanaman tersebut sangat menjanjikan, sehingga banyak petani cabai dan padi mulai beralih menjadi petani bawang merah.

"Saat ini harga bawang merah berkisar Rp 28.000 hingga Rp 30.000 perkilogram, naik dari harga sebelumnya Rp 20.000/kg, bahkan saat ini banyak petani bawang mulai memasuki musim panen," kata Hasbi didampingi petani bawang lainnya di Kutapanjang dan Blangjerango, kepada Serambinews.com, Minggu (19/1/2020).

Petani itu mengaku, umur tanaman bawang merah sejak dari tanam hingga panen hanya dua bulan.

Bahkan tidak membutuhkan dan mengluarkan modal besar seperti bertanam cabai atau tanaman lainnya yang butuh modal dan biaya besar.

"Saat ini banyak petani bawang yang beruntung dan berhasil, disamping hasil panen yang memuaskan harga juga sangat disambut baik para petani, bahkan saat ini banyak petani padi ingin bertanam bawang merah setelah tanaman padinya panen," sebutnya.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved