Pedagang Peunayong Direlokasi ke Lampulo, Mulai Maret 2020  

Ratusan pedagang Pasar Peunayong Banda Aceh akan segera direlokasi ke Pasar Terpadu Lampulo yang terletak di kawasan Gampong

Pedagang Peunayong Direlokasi ke Lampulo, Mulai Maret 2020   
FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, memberikan arahan di sela-sela peninjauan Pasar Terpadu Lampulo

BANDA ACEH - Ratusan pedagang Pasar Peunayong Banda Aceh akan segera direlokasi ke Pasar Terpadu Lampulo yang terletak di kawasan Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam. Pasar tersebut akan difungsikan pada awal Maret 2020, saat ini proses pembangunan sudah tahap finishing.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Banda Aceh, M Nurdin SSos, Selasa (21/1) mengatakan, terdapat sekitar 400-an pedagang yang akan direlokasi dari Peunayong ke Pasar Terpadu Lampulo. Mereka meliputi pedagang ikan, daging, unggas, bumbu serta para pedagang sayur yang selama berjualan di kaki lima depan pasar ikan.

Selain itu, pedagang ikan eceran di TPI Lampulo juga akan dipindahkan ke pasar tersebut. Menurutnya, jumlah itu masih sanggup ditampung, karena kapasitas Pasar Lampulo sebanyak 500 pedagang.

"Kami sudah melakukan pendataan, ada sekitar 400-an pedagang yang akan pindah nanti. Lokasi baru di kawasan Lamdingin sudah cukup menampung, fasilitas pendukungnya juga sudah ada," ujar M Nurdin.

Sementara Pasar Peunayong yang nanti akan dikosongkan oleh penghuninya, segera disulap menjadi kawasan wisata kuliner. Apalagi saat ini area sepanjang Krueng Aceh itu memang sedang direvitalisasi menjadi pusat wisata kuliner Banda Aceh.

Nurdin menjelaskan, bangunan di pasar baru Lampulo terdapat yang terbuka dan yang tertutup. Bangunan kios tertutup difungsikan kepada pedagang kelontong, ikan kering, hingga barang seperti cabe hingga bawang. Sementara yang terbuka difungsikan sebagai area ikan, ayam, dan sayur.

Menurutnya, pembangunan Pasar Lampulo itu sebagai upaya pemerintah untuk mengembangkan kawasan pesisir Lampulo menjadi kawasan yang maju. Sehingga pembangunan di Banda Aceh akan lebih merata hingga ke pesisir.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan Banda Aceh, M Nurdin SSos mengatakan, pembangunan gedung Pasar Lampulo secara sudah rampung dan sudah layak ditempati oleh para pedagang. Hanya untuk tahun ini masih dilakukan pemasangan paving block di halaman pasar sebagai lokasi parkir, selain itu juga akan dibangun taman.

"Saat ini pembuatan halamannya itu sudah ditender, dan pengerjaan akan dipacu dalam sebulan (Februari), itu tidak lama karena hanya pasang paving block. Semoga saja selesai dalam waktu satu bulan setengah," ujar Nurdin.

Pantauan Serambi, sejumlah gedung memang sudah berdiri dengan megah di pinggir jalan menuju ke Makam Syiah Kuala. Bangunan pasar berupa gedung terbuka dengan puluhan baris los tempat menjajakan dagangan. Sementara di halaman depan saat ini masih menyisakan sebuah lubang besar yang masih terbuka, area sekitar kolam itu juga belum ditimbun.

Kadis Koperasi, UKM dan Perdagangan Banda Aceh, Nurdin merincikan, di Pasar Lampulo terdapat lima unit gedung, empat unit sudah selesai secara menyeluruh, sedangkan satu gedung lagi masih harus dilakukan pembangunan meja, yang akan dikerjakan tahun ini.

Sementara kolam yang masih terbuka itu akan dijadikan kolam reservoir (penampungan), yang juga akan dikerjakan dalam waktu dekat.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved