Berita Aceh Utara

Setelah Tahu Ada Sabu 25 Kilogram dalam Kapal, Ini yang Dilakukan Terdakwa

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe pada Rabu (22/1/2020) kembali menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu 25 kilogram dari Malaysia

Setelah Tahu Ada Sabu 25 Kilogram dalam Kapal, Ini yang Dilakukan Terdakwa
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Terdakwa kasus penyelundupan sabu 25 kilogram dibawa polisi ke PN Lhokseumawe untuk menjalani sidang, Rabu (22/1/2020). 

Setelah Tahu Ada Sabu 25 Kilogram dalam Kapal, Ini yang Dilakukan Terdakwa

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe pada Rabu (22/1/2020) kembali menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu 25 kilogram dari Malaysia ke Aceh melalui perairan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara.

Dalam sidang lanjutan yang dipimpin Sulaiman SH didampingi dua hakim anggota Mukhtari SH dan M Yusuf SH, dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fakhrillah SH, banyak fakta baru yang terungkap dari pemeriksaan terdakwa.

Kasus itu menyeret empat pria sebagai terdawak. Mereka adalah Saiful Anwar (44) nahkoda asal Desa Kuala Langsa Kecamatan Barat Kota Langsa, lalu Nurdin Kadir (51) Kepala Kamar Mesin (KKM) dan Nurdin Yusuf (28), kedunya warga Desa Keude Lapang Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Sedangkan satu lagi, Asnawi Idris (39) warga Desa Ulee Rubek Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Mereka didampingi dua pengacaranya Agung Setiawan SH dan Doddy Ermawan SH.

Fakta yang terungkap sidang tersebut terdakwa ikut menggunakan sabu-sabu itu dalam kapal, saat mereka masih berada di tengah laut.

Dari 25 paket sabu yang diselundupkan tiga terdakwa dari Malaysia ke Perairan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, satu kilonya diambil kemudian digunakan untuk diisap dengan menggunakan bong yang dirakit dari bola lampu kapal yang telah dirusak, dalam kapal.

Lalu, sisanya disembunyikan dalam loundspeaker untuk digunakan nantinya di darat.

“Kami mengetahui ada sabu dalam kapal setelah dihubungi Abu Mul alias Panglima Laot Tanah Jambo Aye mengabarinya. Dia adalah pemilik sabu tersebut,” ujar Saiful.(*)

Pencuri Barang Keluarga Pasien Ternyata Dilakukan Juru Parkir RSUD Aceh Tamiang

Pemanggilan Perusahaan Batu Bara di Nagan Raya Pekan Depan

Aceh Barat Alokasikan Rp 2 Miliar untuk Beasiswa Tahun Ini, Termasuk 1.000 Santri

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved