Virus Corona Serang China
Kota Wuhan Dishutdown, Harga Kebutuhan Pokok Naik, Ini Harapan Mahasiswa Aceh kepada Pemerintah
Alfi meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera mencari solusi terhadap kondisi mereka yang saat ini terisolasi di dalam asrama.
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Serangan virus corona telah menimbulkan kepanikan di China dan sejumlah negara lainnya.
Otoritas Kota Wuhan dilaporkan telah menutup akses masuk bagi pengunjung juga akses ke luar untuk orang-orang yang berada di Wuhan.
Mahasiswa Aceh yang berada di Kota Wuhan, tempat virus corona berasal, mengatakan telah ditutup untuk menghindari meluasnya virus mematikan tersebut.
“Wuhan saat ini seperti menjadi ibukota provinsi yang dishutdown oleh pemerintah untuk pencegahan penyebaran virus,” tulis Alfi Rian Tamara (27), mahasiswa asal Bireuen dalam pesan WhatsApp yang diteruskan oleh pekerja kemanusian di Banda Aceh, Zulkarnaini Syeh Joel kepada Serambinews.com, Jumat (24/1/2020).
Alfi Rian Tamara, pemuda asal Keude Lapang Kecamatan Gandapura Kabupaten Bireuen adalah salah satu mahasiswa Aceh yang saat ini sedang berada di Wuhan, China.
Alfi sedang menempuh program master (S2) di Wuhan University of Technologi, jurusan Education of Science.
“Semua jalur transportasi umum dalam kota, antarkota, dan antarprovinsi ditutup,” kata dia.
“Semua penduduk Wuhan, turis, student, atau siapapun yang sedang berada di Wuhan, tidak bisa ke luar dari kota Wuhan hingga waktu yang belum ditentukan,” lanjut dia.
Dalam pesan WhatsApp itu, Alfi meminta kepada Pemerintah Aceh untuk segera mencari solusi terhadap kondisi mereka yang saat ini terisolasi di dalam asrama.
Alfi mengatakan ada empat mahasiswa asal Aceh yang berada dalam satu asrama bersama dia, yaitu di asrama kampus di Central China Normal University Kota Wuhan.
• Virus Corona Serang China, Mahasiswa Aceh di Wuhan Bertahan di Asrama, “Kami Krisis Masker”
• Wabah Virus Corona Merebak, Wuhan China bak Kota Mati Seperti di Film Resident Evil
Selain empat orang yang bertahan di asrama Central China Normal University, beberapa mahasiswa lainnya bertahan di asrama masing-masing.
Rinciannya adalah;
2 orang di asrama Wuhan University
2 orang di HUST
1 orang di Hubei University
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/mahasiswa-aceh-di-wuhan-aman-dari-virus-corona.jpg)