Virus Corona

Waspada! Begini Cara Penularan Virus Corona Pada Manusia

Tranmisi virus terjadi via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin. Selanjutnya, kontak dekat personal, menyentuh atau berjabat tangan.

Penulis: Subur Dani | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
dr Dewi Behtri Yanifitri Sp.P (K) salah seorang dokter di RSUZA menjelaskan penyebaran corona virus dalam pertemuan dengan Komisi V DPRA di RSUZA, Selasa (28/1/2020). 

Tranmisi virus terjadi via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin. Selanjutnya, kontak dekat personal, menyentuh atau berjabat tangan.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Corona virus atau virus corona yang kini terjangkit di Kota Wuhan ibu Kota Provinsi Hubei, Cina benar-benar menjadi perhatian dunia.

Apalagi saat ini, penyebaran virus mematikan itu sudah sampai ke beberapa negara lainnya.

Meski otoritas Cina saat ini sudah menutup akses ke Kota Wuhan, namun itu tak menghentikan penyebaran virus yang berasal dari hewan tersebut.

Sejauh ini, virus tersebut sudah menyebar ke beberapa negara, seperti Malaysia, Thailand, Jepang, dan juga Amerika Serikat.

Ini 3 Tempat Bisa Anda Gunakan untuk Pemeriksaan Secara Gratis Apakah Terjangkit HIV atau Tidak

152 Desa di Kabupaten Abdya Belum Disusun APBG, Ini Kendalanya

MPU Aceh Dukung Penyelamatan Situs Sejarah Islam di Aceh, Ada Makam Ulama Tidak Terawat

Sebanyak 80 orang dikabarkan meninggal akibat virus korona, lebih dari 1.300 orang secara global dinyatakan terinfeksi virus mematikan tersebut.

Korban meninggal rata-rata adalah mereka yang tinggal di Wuhan, daerah yang disinyalir menjadi penyebab pusat penyebaran virus tersebut.

Lantas apa sebenarnya virus corona? dr Dewi Behtri Yanifitri Sp.P (K) salah seorang dokter di RSUZA dalam pertemuan dengan Komisi V DPRA, Selasa (28/1/2020) mengatakan, corona virus merupakan virus zoonotic, transmisi dari hewan ke manusia.

“Corona virus merupakan RNA virus, bersirkulasi di hewan seperti unta, kucing, dan kelelawar,” katanya di hadapan Ketua Komisi V DPRA, M Rizal Falevi Kirani dan para anggot komisi lainnya.

Komisi V sendiri datang ke RSUZA hari ini untuk mengecek kesiapan RSUZA dalam menangani pasien terjangkitnya virus corona. Rombongan Komisi V disambut oleh Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin.

Lebih lanjut, dr Dewi Behtri Yanifitri dalam pertemuan itu menjelaskan, hewan dengan coronavirus dapat berkembang dan menginfeksi manusia.

“Kode genetiknya disebut 2019 nCoV mirip corona virus sars kelelawar dan mungkin bermutasi sebelum menginfeksi manusia,” katanya.

Dalam kesempata itu, Dewi juga menjelaskan tahapan penularan corona virus. Dia menjelaskan, jika manusia sudah terjangkit maka sangat mudah terjadinya transmisi ke manusia lainnya.

Tranmisi virus terjadi via droplet saluran napas seperti batuk dan bersin. Selanjutnya, kontak dekat personal, menyentuh atau berjabat tangan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved