Senin, 11 Mei 2026

Berita Banda Aceh

2.027 Mustahik Fakir Uzur Terima Bantuan dari Baitul Mal Aceh, Per Orang Rp 500 Ribu

Sebanyak 2.027 mustahik fakir uzur menerima bantuan tahap pertama pada Januari 2020 dari Baitul Mal Aceh (BMA).

Tayang:
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Amil Baitul Mal Aceh (kiri) sedang verifikasi calon penerima bantuan (mustahik) santunan fakir uzur di Aceh Besar, Sabtu (1/2/2020). 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Sebanyak 2.027 mustahik fakir uzur menerima bantuan tahap pertama pada Januari 2020 dari Baitul Mal Aceh (BMA).

Bantuan tersebut disalurkan untuk meringankan beban para orang tua lanjut usia (lansia) yang tidak produktif lagi.

Plt Kepala Baitul Mal Aceh, Mahdi Ahmadi mengatakan realisasi tahap pertama per 31 Januari 2020 untuk bantuan ini sebesar Rp 1.013.500.000. Adapun bantuan yang diterima perorang sebanyak Rp 500 ribu setiap bulan.

"Bantuan tersebut diberikan kepada lansia dari keluarga fakir seumur hidup setiap bulan, selama masih hidup bantuan tersebut akan terus kita berikan, kecuali sudah meninggal," kata Mahdi.

Mahdi mengatakan bantuan santunan fakir uzur merupakan program unggulan BMA. Program ini sudah berjalan hampir selama 12 tahun sejak tahun 2008 dan manfaatnya sudah dirasakan langsung oleh masyarakat terutama orang tua yang tidak punya siapa-siapa lagi.

Selain itu, lanjut Mahdi, bantuan tersebut juga diberikan kepada warga yang tidak produktif lagi dalam mencari rezeki. Dengan adanya bantuan tersebut diharapkan bisa meringankan beban ekonomi warga Aceh yang kurang mampu.

Mulai Tahun Ini, Zakat Guru SMA/SMK Se-Aceh akan Masuk ke Rekening Mustahik Daerah Masing-masing

Nisab Zakat Guru di Atas Rp 4 juta

Lembaga Amil Zakat Baksos di Pulo Aceh  

Kepala Sekretariat BMA, Rahmad Raden mengatakan bantuan ini diberikan kepada warga yang usianya di atas 60 tahun. Bantuan tersebut diberikan setelah dilakukan verifikasi oleh tim amil BMA terhadap penerima manfaat.

“Begitu pula jika ada yang telah menerima tiba-tiba meninggal dunia, maka akan digantikan oleh orang lain dalam desa yang sama,” ujar Rahmad.

Ia menyebutkan, untuk tahun ini jumlah mustahik fakir uzur sebanyak 2.520 orang. Jumlah tersebut meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 2.100 orang. Tahun ini ada penambahan sebanyak 420 orang.

“Untuk anggaran tahun 2020  khusus program ini sebesar Rp 15, 1 miliar, yaitu 27 persen dari total dana zakat yang akan disalurkan sebesar Rp 70 miliar,” ungkap mantan Karo Humas dan Protokol Setda Aceh ini.

Ia berharap dengan adanya program seperti ini supaya tidak ada warga lansia yang telantar dan tidak terpedulikan. Sehingga cita-cita pemerintah Aceh melalui program Aceh Meuadab cepat terwujud. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved