Breaking News:

Aceh Daerah Termiskin

Kemiskinan Masih Tinggi, Partai Pengusung Sebut Pemerintah Aceh Miskin Terobosan

Akibatnya, realisasi anggaran banyak mubazir karena ada program-program yang tidak perlu tapi tidak dipangkas.

SERAMBINEWS.COM/MASRIZAL
Ketua DPD PDIP Aceh, Muslahuddin Daud 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Salah satu partai pengusung pasangan Irwandi-Nova pada Pilkada 2017 lalu menilai Pemerintah Aceh saat ini miskin terobosan sehingga persoalan kemiskinan tidak bisa terselesaikan meskipun banjir anggaran.

“Harus diakui bahwa di Aceh hari ini miskin terobosan. Tidak ada inovasi,” kata Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Aceh, Muslahuddin Daud kepada Serambinews.com, Sabtu (1/2/2020).

Menurut Muslahuddin, hal ini terjadi karena pemerintah tidak fokus dalam melahirkan program yang dapat mengentaskan kemiskinan.

Berbagai dinas di lingkungan Pemerintah Aceh, kata Muslahuddin, sering mengusulkan program tumpang tindih.

Misalnya, Dinas Pertanian Provinsi Aceh dengan dinas pertanian kabupaten kadang-kadang memiliki program kerja yang sama, bahkan dari pusat hingga kabupaten pun kadang-kadang juga melakukan program yang sama.

Akibatnya, realisasi anggaran banyak mubazir karena ada program-program yang tidak perlu tapi tidak dipangkas.

Seharusnya, pemerintah membuat satu kebijakan dengan membentuk task force atau satker khusus pengentasan kemiskinan.

VIDEO - Berdikusi Legalitas Ganja Sebagai Strategi Pengentasan Kemiskinan Aceh

Angka Kemiskinan Menurun  

Anggota DPRA Minta BPS Survei Penyebab Kemiskinan di Aceh, Ini Alasannya

“Kebijakan ini sudah banyak dilakukan oleh provinsi lain di bawah payung Pergub. Kemudian gubernur tinggal blok saja anggaran yang dibutuhkan untuk pengentasan kemiskinan,” saran Muslahuddin memberi solusi.

Tujuan pembentukan satker khusus tersebut, sambung Muslahuddin, agar cepat melahirkan kawasan terpadu tempat budidaya pertanian, perkebunan, dan ternak.

Jika tanpa kawasan itu, ia mengklaim Aceh tidak mampu melakukan apapun dalam mengentaskan kemiskinan.

Ketua DPD PDIP Aceh ini mengakui, selama ini Pemerintah Aceh sudah melakukan berbagai terobosan untuk menekan angka kemiskinan di Aceh, di antaranya dengan pengurangan beban yang dialami rakyat.

Seperti dengan memberikan pendidikan gratis agar naak-anak kurang mampu bisa mendapatkan pendidikan yang sama, pembangunan rumah duafa, memberikan jaminan kesehatan melalui program BPJS, dan kebutuhan lainnya.

“Ketika dilakukan pengurangan beban, harusnya angka kemiskinan turun, tapi justeru tidak terjadi. Yang terjadi hari ini dan paling banyak disorot oleh BPS (Badan Pusat Statistik) mengenai data-data tentang peningkatan pendapatan,” ujarnya. (*)

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved