Breaking News:

Berita Banda Aceh

Anggota DPRA Minta BPS Survei Penyebab Kemiskinan di Aceh, Ini Alasannya

Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh belum lama ini menempatkan Provinsi Aceh sebagai provinsi termiskin, meski di tengah pusaran anggaran yang melimpah.

For Serambinews.com
Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan. 

Anggota DPRA Minta BPS Survei Penyebab Kemiskinan di Aceh, Ini Alasannya

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh belum lama ini menempatkan Provinsi Aceh sebagai provinsi termiskin, meski di tengah pusaran anggaran yang melimpah. 

Dalam survei dan rilis BPS disebut, Aceh masih bertahan sebagai provinsi termiskin di Pulau Sumatera. 

Survei BPS ini sempat menyebabkan heboh di Aceh baru-baru ini, sejumlah pihak mengkritik pemerintah atas status tersebut. 

Bahkan sejumlah spanduk yang menyebutkan ‘selamat datang di provinsi termiskin’ sempat beredar belum lama ini. Spanduk itu dipasang oleh orang tak bertanggungjawab dan terpaksa diturunkan.

Atas kondisi ini, Anggota DPRA, Teuku Raja Keumangan atau yang akrab disapa TRK meminta BPS tidak hanya melakukan survey atau mendata masyarakat miskin di Aceh, seharusnya menurut politisi Golkar ini, BPS juga melakukan survey penyebab kemiskinan di Aceh. 

Pemkab Aceh Besar Gelar Pisah Sambut Kajari, Ini Nama Kepala Kejaksaan Negeri yang Baru

Videonya Viral, Petinggi Sunda Empire di Aceh, Mohon Netizen Jangan Bully Keluarganya

Una Maulina, Gadis Cantik Asal Aceh Dikirimi Emoji Jatuh Cinta Sahrul Gunawan, Begini Responsnya

“Kita meminta BPS tidak hanya melakukan pendataan masyarakat miskin, tapi juga mencari tahu apa sebenarnya penyebab kemiskinan di Aceh. Karena jika selalu data yang dikeluarkan begitu, pemerintah tidak tahu apa akar persoalan penyebab kemiskinan di Aceh,” kata TRK kepada Serambinews.com, Sabtu (25/1/2020).

DPRA sendiri bukannya tak percaya terhadap data tersebut, apalagi BPS adalah lembaga resmi yang seyogiyanya bekerja berdasarkan statistik penduduk Aceh. Apa yang dikeluarkan oleh BPS menurutnya, pasti tak meleset secara data dan fakta. 

“Namun penyebabnya apa? Itu yang harus kita ketahui, jadi kita tidak selalu berkutat pada peringkat Aceh masuk dalam provinisi miskin,” katanya.

Jika BPS merilis penyebab kemiskinan, setidaknya kata TRK, ini menjadi tolak ukur bagi pemerintah untuk mengentas kemiskinan di Aceh. 

Misal, penyebab kemiskinan di Aceh karena sulitnya lapangan kerja atau melonjaknya harga-harga, berarti ini jadi fokus pemerintah untuk mengatasinya.

“Ini kita tidak tahu apa penyebabnya, padahal kalau kita lihat masyarakat Aceh hari ini, bisa kita simpulkan sendiri lah,” ungkap TRK.

TRK juga mengatakan, mustahil masyarakat Aceh miskin di tengah kucuran dana pemerintah pusat yang melimpah. Dana otsus saja, katanya, sudah hampir Rp 70 triliun mengalir ke Aceh. 

“Banyak sekali uang mengalir ke Aceh setelah tsunami sejak mulai rekonstruksi, tapi kita masih saja disebut provinsi termiskin. Inilah yang kita harapkan, BPS seharusnya melakukan survey apa penyebabnya, supaya kita tahu semua dan bisa kita atasi bersama, baik di eksekutif juga di legislatif,” pungkas TRK.(*)

Gempa 6,8 SR Guncang Provinsi Elazig, Turki, 21 Orang Meninggal

Viral Siswa SMK 2 Sigli Hancurkan Kursi dan Meja Belajar, Begini Penjelasan Kepala Sekolah

Licik, Dipercaya untuk Bangun Stasiun Cuaca, Nyatanya China Malah Mengubahnya Jadi Pangkalan Militer

Penulis: Subur Dani
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved