Berita Pidie

Begini Cara Bupati Pidie Abusyik dan Rombongan Belajar Antisipasi Gajah Liar 

Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau lebih dikenal Abusyik melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi konflik antara gajah dan manusia itu.

Begini Cara Bupati Pidie Abusyik dan Rombongan Belajar Antisipasi Gajah Liar 
FOR SERAMBINEWS. COM
Bupati Pidie, Roni Ahmad atau Abusyik bersama SKPK mendengarkan penjelasan anggota CRU Tangkahan, Kabupaten Stabat, Sumatera Utara. 

Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau lebih dikenal Abusyik melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi konflik antara gajah dan manusia itu.

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pidie termasuk salah satu kabupaten di Aceh yang kerap mendapat gangguan dari gajah liar, seperti di kawasan Keumala dan lain-lain. 

Oleh karena itu, Bupati Pidie, Roni Ahmad SE atau lebih dikenal Abusyik melakukan berbagai cara untuk mengantisipasi konflik antara gajah dan manusia itu.

Salah satu yang dilakukan Bupati Pidie Abusyik dan rombongan mengunjungi ekowisata di Tangkahan, Kabupaten Stabat, Sumatera Utara (Sumut), Selasa (4/2/2020).

Di tempat konservasi gajah ini Abusyik dan rombongan belajar cara mengantisipasi konflik gajah dengan masyarakat.

Dalam kunjungan ini, Abusyik didampingi Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail, Kepala Bappeda Pidie, Muhammad Ridha, Kadis LH Pidie, Safrizal. 

Dedi Saputra Jabat Kasi Pidum Kejaksaan Aceh Barat, Pejabat Lama Dimutasi ke Sumatera Barat

Kapolres Nagan Raya Dimutasi Menjadi Kapolres Langsa, Ini Kapolres Baru Nagan Raya

Polemik Ekspor Ganja, Dosen Pascasarjana IAIN Langsa: Mau Dikemas Seperti Apa pun Ganja Tetap Haram

Kemudian Kadisparbudpora Pidie, Apriadi, Kadis Pertanian Pidie, Sofyan, Sekwan DPRK Pidie, Sayuti. 

Selain itu, juga Kabag Humas & Protokol Setdakab Pidie, Muhammad Fadhil dan DR Fauzi Harun.

" Pidie adalah kawasan yang kerap sekali terjadi konflik gajah dengan warga, makanya kita berkunjung ke sini ingin mengetahui penanganan dilakukan mereka," kata Abusyik.

Hal ini sebagaimana dikutip Kabag Humas Setdakab Pidie, Muhammad Fadhil, dalam siaran pers dikirim kepada Serambinews.com, Selasa (4/2/2020).

CRU Tangkahan, Edy Sunardy S Hut menjelaskan, untuk mencegah konflik gajah dengan masyarakat, diperlukan kesadaran masyarakat untuk merubah mindset.

"Kita harus meningkatkan kesadaran terhadap pola tanam yang tidak disukai gajah. Misalnya, kita selama ini menanam padi, pinang, pisang dan tubuhan lainnya," kata dia.

Tapi, sekarang, sebut Edy, tanaman harus diganti dengan tanaman tidak disukai gajah. Seperti serai wangi, jeruk nipis, dan lainnya.

" Perubahan itu akan menurunkan konflik gaja," jelas Edy Sunardy. (*)

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved