Ratusan Paket Proyek APBA Belum Lengkap Dokumen Lelang  

Asisten II Setda Aceh Ahmad Dadek menyerukan kepada semua Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) hendaknya segera menyelesaikan

Ratusan Paket Proyek APBA Belum Lengkap Dokumen Lelang   
Foto Humas dan Protokoler Setda Aceh
T Ahmad Dadek 

BANDA ACEH - Asisten II Setda Aceh Ahmad Dadek menyerukan kepada semua Kepala Satuan Kerja Pemerintah Aceh (SKPA) hendaknya segera menyelesaikan dokumen pendukung paket proyek APBA tahun 2020 yang belum lengkap.

"Sampai saat ini masih ada ratusan paket proyek fisik APBA 2020 yang mau dilelang, dokumen pendukungnya belum lengkap," ungkap Asisten II Setda Aceh, H T Ahmad Dadek kepada Serambi, Senin (3/1/2020).

Menurut laporan pihak LPSE di Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Aceh, sebut Ahmad Dadek, ada sekitar 709 paket proyek fisik maupun pengadaan barang dan jasa APBA 2020 yang mau dilelang tahun ini, belum lengkap dokumen pendukungnya. Paket proyek itu pun belum bisa ditayangkan pengumuman lelangnya di website LPSE milik Pemerintah Aceh.

Paling banyak SKPA yang belum melengkapi dokumen pendukung lelangnya adalah Dinas Perkim mencapai 269 paket, lalu Disdik 58 paket, Distanbun 52 paket, Dispora 43 paket, Dinkes 38 paket, DKP 37 paket, Disnak 35 paket, Dishub 28 paket, Disbudpar 23 paket, BPBA 23 paket, Disnakermobduk 22 paket, BPKA 17 paket, Biro Umum 13 paket, Dinas Pengairan 12 paket, Dinas LHK 11 paket, Dinas PUPR 10 paket, Setwan 5 paket, DPMP 4 paket, Dinas Koperasi dan UKM 4, Badan Dayah, Arpus, DRKA, RSUZA dan BKA masing-masing 1 paket.

Akibat masih banyak paket proyek APBA 2020 yang belum bisa dilelang pada bulan lalu, karena kelengkapan dokumen pendukung lelangnya belum lengkap, sehingga yang sudah ditetapkan  pemenang pada pekan pertama Februari baru 48 paket. Jumlah itu, kata Asisten II Setda Aceh, belum siqnifikan.

Kadis Perkim Aceh, Mizwan yang dimintai penjelasannya mengatakan,  pada bulan lalu memang banyak dokumen lelang proyek seperti SID dan DED yang perlu diperbaiki kembali. “Memasuki minggu kedua bulan ini, semua dokumennya sudah siap, dan minggu ketiga sudah bisa dilelang paket proyeknya,” kata dia.

Ungkapan serupa juga disampaikan Kadisdik Aceh, Rahmad Fitri. Ia menyatakan, memang ada beberapa paket proyek pengadaan barang dan jasa serta fisik yang dokumen pendukungnya perlu diperbaharui. "Tujuannya, supaya barang dan perlengkapan pendidikan yang mau diadakan memenuhi tuntutan zaman dan tidak lagi tertinggal. Perlu perbaikan dokumen lelangnya," ujarnya. (her) 

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved