Breaking News:

BKN Masih Temukan Peserta CPNS Bawa Jimat saat Tes SKD, Untuk Apa?

BKN masih menemukan sejumlah peserta yang membawa jimat ke dalam ruang ujian Computer Assisted Test (CAT) pada saat pelaksaan tes CPNS.

Penulis: Faisal Zamzami | Editor: Faisal Zamzami
Kolase Serambinews.com/ Instagram BKN/ Kompas.com
Jimat dan Suasana pemeriksaan body checking peserta CPNS di Udinus. 

SERAMBINEWS.COM, SEMARANG - Badan Kepegawaian Nasional (BKN) masih menemukan sejumlah peserta CPNS yang membawa jimat ke dalam ruang ujian Computer Assisted Test (CAT) pada saat pelaksaan tes SKD.

Penemuan tersebut dibagikan melalui akun Instagram resmi BKN @bkngoidofficial.

Jimat tersebut dikemas dalam beragam bentuk dan ukuran, ada yang dibalut dengan kain berwarna putih, hingga sabuk yang dilengkapi dengan retsleting untuk menyimpan jimat.

"Karena dianggap (oleh sebagian peserta seleksi CPNS) memiliki kesaktian, di beberapa gelaran seleksi CPNS, banyak ditemukan peserta yang membawa jimat," tulis akun tersebut seperti dikutip Serambinews.com.

BKN menegaskan peserta hanya diperbolehkan membawa kartu ujian dan KTP selama berada di dalam ruang ujian.

Hal ini sesuai dengan Peraturan BKN Nomor 50 Tahun 2019 tentang Prosedur Pelaksanaan Seleksi CPNS dengan Metode CAT.

Karena dianggap (oleh sebagian peserta seleksi CPNS) memiliki kesaktian, di beberapa gelaran seleksi CPNS, banyak ditemukan peserta yang membawa jimat.

Lantas, kenapa peserta dilarang membawa jimat ke ruang tes? Apa karena Panitia seleksi percaya dengan hal klenik seperti jimat?

Azimat atau jimat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan “barang (tulisan) yang dianggap mempunyai kesaktian dan dapat melindungi pemiliknya, digunakan sebagai penangkal penyakit dan sebagainya”.

Kembali ke pertanyaan di atas, jawabannya tentu saja TIDAK.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved