Kamis, 7 Mei 2026

Berita Aceh Barat

Buku Terbitan DSI Diserahkan ke Sekolah dan Kampus di Aceh

DSI Provinsi Aceh menyerahkan buku-buku terbitannya ke sekolah dan kampus di Aceh, untuk mewujudkan program Aceh Carong.

Tayang:
Penulis: Sadul Bahri | Editor: Taufik Hidayat
Serambinews.com
Kasubbag Umum Dinas Syariat Islam Aceh Malek Ridwan menyerahkan buku terbitan Dinas Syariat Islam Aceh ke kampus STAIN Meulaboh yang diterima oleh Muhammad Azhari Kepala Perpustakaan STAIN, Sabtu (8/2/2020) 

Laporan Sa'dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Dinas Syariat Islam (DSI) Provinsi Aceh menyerahkan buku-buku terbitannya ke sekolah dan kampus di Aceh, untuk mewujudkan program Aceh Carong dalam visi dan misi pemerintah Aceh. 

Buku sebanyak 25 judul tersebut di cetak sebanyak 25 ribu buah dengam berbagai judul dan telah dibagikan keseluruh tempat pendidikan tingkat SMA dan Perguruan tinggi atau kampus.

Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Dr EMK Alidar melalui Kasubbag Umum Malik Ridwan kepada Serambinews, Sabtu (8/2/2020) saat menyerahkan buku ke Kampus STAIN Meulaboh di Aceh Barat mengatakan, buku-buku tersebut telah diserahkan ke sekolah tingkat SMA dan perguruan tinggi di Aceh dan untul Aceh yang belum diserahkan hanya ke Simeuleu, sedangkan daerah lainnya telah diserahkan.

Disebutkan, saat ini DSI yelah menyalurkan buku sebayak 7600 buah. Hal itu untuk mewujudkan program Aceh Carong dalam visi dan misi pemerintah Aceh, Dinas Syariat Islam Aceh melakukan distribusi buku terbitan Dinas Syariat Islam Aceh.

Menurutnya, buku tersebut ditulis para pakar pakar sesuai dengan keahlian dan keilmuannya, untuk mendukung program Aceh Carong terutama informasi terkait pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

"Ada sekitar 25 judul buku terbitan Dinas Syariat Islam yang di distribusikan untuk perpustakaan kampus dan sekolah sekolah di Aceh," jelasnya.

Lebih lanjut, Malik menambahkan, termasuk didalamnya karya maha kaya yaitu Alquran mushaf ornamen Aceh yang pernah diterbitkan oleh Dinas Syariat Islam Aceh.

Khusus untuk Alquran mushaf ornamen Aceh sudah melalui proses taseh atau sidang isbat dalam rangka memperbanyak Alquran khas Aceh.

Malek menambahkan, kepada perpustakaan yang terpilih manfaatkan sumber ilmu untuk  mencerdaskan anak bangsa, terutama bagi kalangan masyarakat dalam informasi syariat Islam.

Pihaknya memilih kampus, sekolah dan masjid karena disana lebih dekat masyarakat untuk mencari informasi ilmu terkait pelaksanaan syariat Islam di Aceh.

Oleh karena itu, masyarakat diminta aktif mengunjungi perpustakaan masjid, sekolah, kampus untuk mendapatkan ilmu melalui buku bacaan terbitan Dinas Syariat Islam Aceh.(*)

BREAKING NEWS - Siswa SMP di Teunom Hilang Tenggelam

Sebelum Tenggelam, Saiful Rahmi Belajar Berenang Bersama Teman-temannya

Pengobatan Ningsih Tinampi Diawasi Ketat, Mengaku Bisa Lihat Malaikat dan Datangkan Nabi

Siti Hajar, Janda Miskin Alami Gangguan Mental yang Hobi Panjat Pinang

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved