Berita Pidie

Penetapan Lokasi Pembebasan Lahan PSN Rukoh Sudah 5 Tahun, Ganti Rugi belum Tuntas

Akibat belum tuntasnya ganti rugi lahan di Waduk Rukoh, Pemkab sering diseret-seret sebagai penyebabnya.

Penetapan Lokasi Pembebasan Lahan PSN Rukoh Sudah 5 Tahun, Ganti Rugi belum Tuntas
Hand-over kiriman warga.
Lokasi pembangunan proyek Waduk Rukoh, Kecamatan Titeu, Pidie. 

Laporan Muhammad Nazar | Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Pembebasan lahan milik warga di Waduk Rukoh, Kecamatan Titeu, Pidie belum tuntas dilaksanakan. 

Pemkab telah menerbitkan SK penetapan lokasi (penlok) mulai 2015 hingga 2019, guna dilakukan ganti rugi lahan yang terkena proyek strategi nasional (PSN).

Untuk diketahui, lahan di lokasi Waduk Rukoh tidak boleh dibebaskan Badan Pertanahan Nasional (BPN), jika penlok mati.

"Kita kecewa ganti rugi lahan di proyek Waduk Rukoh belum tuntas dilaksanakan. Padahal, Pemkab telah mengeluarkan SK penlok lima tahun,"  kata Asisten I Setdakab Pidie, Bahrul Walidin, kepada Serambinews.com, Sabtu (8/2/2020).

Ia mengatakan, belum tuntasnya ganti rugi lahan di Waduk Rukoh, Pemkab sering diseret-seret sebagai penyebabnya. 

Padahal, Pemkab telah mengeluarkan SK mulai 2015 hingga 2019.

"Tapi, selama rentang waktu lima tahun  apa yang telah mereka lakukan dalam ganti rugi lahan. Kenapa ganti rugi lahan tidak tuntas-tuntas," ujarnya menyiratkan kekecewaan.

Kata Bahrul, Waduk Rukoh merupakan proyek strategi nasional, yang telah masuk dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 58 Tahun 2017 hasil revisi Perpres Nomor 3 Tahun 2016. 

Untuk itu, jelasnya, proyek Waduk Rukoh harus terwujud di Pidie untuk pemenuhi air sawah di Pidie.

"SK penlok baru masih diproses," jelasnya.(*)

Tim Dinkes Abdya Periksa Suhu Tubuh Awak dan Penumpang Susi Air, Cegah Virus Corona

Seorang Siswa Tewas Bunuh Diri, Diduga Dibully Guru Sendiri: Depresi karena Sering Dipermalukan

Kepikiran Anak yang Masih Ditahan di Thailand, Rabiah tak Bisa tidur dan tak Selera Makan

VIRAL Siswa STM Disuruh Pegang Kabel Busi Sambil Distater, Polisi Sebut Hanya Candaan

Penulis: Muhammad Nazar
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved