Berita Aceh Timur

Polres Aceh Timur Akui DPO Narkoba Dilumpuhkan karena Melawan Petugas dan Kabur

Akibat terkena tembakan petugas, dan telah dilakukan upaya evakuasi dan penanganan di Pusekesmas Idi Tunong, akhirnya AR meninggal dunia.

Polres Aceh Timur Akui DPO Narkoba Dilumpuhkan karena Melawan Petugas dan Kabur
For serambinews.com
Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Polres Aceh Timur, membenarkan bahwa daftar pencarian orang (DPO) kasus narkoba AR (27) dilumpuhkan dengan timah panas saat mencoba melarikan diri dari sergapan petugas Polsek Idi Tunong, Selasa (11/2/2020) dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Akibat terkena tembakan petugas, dan telah dilakukan upaya evakuasi dan penanganan di Pusekesmas Idi Tunong, akhirnya AR meninggal dunia.

Keuchik Gampong Buket Teukuh, Idi Tunong, Muzakir Manaf, membenarkan bahwa Aris Munandar merupakan warga Buket Teukuh.

Kabar Aris Munandar tewas tertembak, Senin malam itu diperoleh keuchik, dari tuha peut, yang mengabarkan bahwa AR meninggal dunia karena tertembak.

“Selasa siang jenazah almarhum dikebumikan di pemakaman Gampong Buket Teukuh, prosesi pemakaman juga disaksikan kedua orang korban, dan keluarga,” ungkap Muzakir.

Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK SH, mengatakan, bahwa AR telah ditetapkan sebagai DPO kasus narkoba sejak 31 Juli 2019, dengan Nomor: DPO/17/VII/Res.4.2/2019/ Resnarkoba, Tanggal 31 Juli 2019.

Sedangkan penangkapan DPO AR, jelas Kapolres, berawal petugas Polsek Idi Tunong, didatangi seseorang yang memberitahukan bahwa AR sedang berada di salah satu rumah temannya di Gampong Buket Teukuh.

Razia Kendaraan, Sat Lantas Polresta Banda Aceh Temukan 4 Kg Ganja, Begini Nasib Pemiliknya

VIDEO - ASN di Bireuen Mulai Pengajian Rutin, Digelar Empat Kali Sebulan

Menang WO Atas Ujong Blang, Kuta Pase Lolos ke Semi Final, akan Tantang PIM Dewantara Jumat Lusa 

Kemudian petugas Polsek Idi menuju ke lokasi dimaksud untuk melakukan penangkapan terhadap AR.

Tapi kedatangan petugas diketahui AR, sehingga ia mencoba melarikan diri. Kemudian, petugas melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak 4 kali.

“Kemudian dia berhenti, dan saat petugas hendak memborgolnya, ia melawan petugas sehingga petugas terjatuh ke saluran air. Sedangkan, AR terus berusaha melarikan diri sehingga petugas kembali melepaskan tembakan peringatan, namun tak dihiraukan sehingga petugas mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkannya,” jelas Kapolres.

Pasca terkena tembakan AR dibawa ke Puskesmas Idi Tunong untuk mendapatkan perawatan medis. Namun, nyawanya tak tertolong almarhum menghembuskan napas terakhir di Puskesmas itu.

Selain masuk dalam DPO kasus nakorba Sat Narkoba Polres Aceh Timur, AR juga mempunyai sejumlah catatan criminal sesuai laporan yang tercantum pada Polres setempat. (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved