Breaking News:

Baru 46 Paket Otsus Teken Kontrak, Dari 1.618 Proyek yang Dilelang Tahun Ini

Jumlah paket proyek otonomi khusus (otsus) kabupaten/kota tahun 2020, yang sudah direalisasikan di lapangan dan teken kontrak

For Serambinews.com
Asisten II Setdaprov Aceh, TM Ahmad Dadek SH. 

BANDA ACEH - Jumlah paket proyek otonomi khusus (otsus) kabupaten/kota tahun 2020, yang sudah direalisasikan di lapangan dan teken kontrak kepada rekanan masih minim."Buktinya, sampai 12 Februari,baru 46 paket proyek yang sudah dikontrakkan dan direalisasikan di lapangan, dari 1.618 paket proyek strategis kabupaten/kota yang akan dilelang dan dikontrakkan kepada rekanan pada tahun ini, " kata Asisten II Setda Aceh, HT Ahmad Dadek kepada Serambi, Rabu (12/2/2020), usai Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Proyek Otsus Strategis Kabupaten/Kota di ruang rapat Kantor Gubernur Aceh.

Dadek menjelaskan, pada tahun anggaran 2020, dari total pagu APBA senilai Rp 17,2 triliun, sebesar Rp 7,5 triliun adalah belanja tidak langsung. “Dari Rp 7,5 triliun belanja tidak langsung itu, Rp 2,7 triliun ada dana otonomi khusus untuk 23 kabupaten/kota,” jelasnya.

Bahkan, dari  Rp 2,7 triliun DOKA kabupaten/kota tersebut, sekitar Rp 2,1 triliun adalah berupa1.618 paket proyek strategis kabupaten/kota yang akan dilelang dan dikontrakkan tahun ini. “Tapi anehnya, sampai 12 Februari 2020, yang sudah dikontrakkan baru 46 paket, ini masih sangat minim,” tukasnya.

Untuk beber Dadek, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menekankan dan meminta bupati/wali kota untuk segera melakukan percepatan realisasi proyek strategis tersebut. "Tolong dievaluasi masing-masing SKPK nya untuk mempersiapkan dokumen paket-paket proyek DOKA yang akan dilelang," pinta Ahmad Dadek.

Ia membeberkan, sampai minggu kedua Februari 2020, baru tiga kabupaten yang sudah mengontrakkan paket proyek strategis kepada rekanan. Pertama adalah Kabupaten Bener Meriah sebanyak 30 paket proyek, disusul Kabupaten Aceh Barat sebanyak 14 paket, dan Banda Aceh 2 paket proyek. “Ini artinya, masih ada 20 kabupaten/kota lagi belum mengontrakkan satu pun paket proyek strategis kepada rekanan,” papar dia.

Pada bagian lain, beber Ahmad Dadek, Plt Gubernur Aceh juga mengingatkan kepada semua kepala SKPA untuk bekerja ekstra menuntaskan proyek APBA 2020. Sebab, dari hasil monitoring Tim P2K Setda Aceh, jumlah paket proyek APBA yang sudah ada penetapan pemenangnya juga masih sedikit, yakni sekitar 7 2 paket dari 1.355 paket proyek yang akan dilelang terbuka pada tahun ini dengan nilai Rp 2,3 trilliun.

“Sampai posisi 11 Februari 2020, masih ada 660 paket proyek APBA 2020, dokumen pendukungnya belum diserahkan SKPA ke LPSE untuk pelelangan penayangan paket proyeknya. Di luar 660 paket itu, yang masih antri penayangan ada 250 paket lagi, sedang dalam tahap penayangan 373 paket proyek,” urai dia.

Oleh sebab itu, Nova memerintahkan semua kepala SKPA dilarang melakukan perjalanan ke luar daerah, jika dinilai tidak terlalu penting. “Kepala SKPA diperintahkan untuk mengutamakan dulu penyelesaian dokumen lelang paket proyek strategisnya supaya cepat bisa dilelang, sehingga pada tanggal 31 Maret 2020, seluruh paket proyek yang mau dilelang tahun ini, semuanya sudah tuntas penandatangan kontraknya,” pungkasnya.(her)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved