BPKS Tunda Kunjungan Kapal Pesiar, Tindak Lanjut Surat Wali Kota Sabang

Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) akhirnya memutuskan untuk menunda

BPKS Tunda Kunjungan Kapal Pesiar, Tindak Lanjut Surat Wali Kota Sabang
www.serambitv.com
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) akan menolak sementara kunjungan kapal pesiar MS Artania ke Sabang. 

BANDA ACEH - Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) akhirnya memutuskan untuk menunda kunjungan kapal pesiar MS Artania yang rencananya akan merapat di Pelabuhan Sabang, Minggu (16/2) lusa.

Hal tersebut di sampaikan Plt Wakil Kepala BPKS, Islamuddin, didampingi Deputi Komersil BPKS, Agussalim, dan Kabag Humas BPKS, Muhammad Rizal, dalam rapat koordinasi teknis kedatangan MS Artania di lantai dua Kantor Pusat BPKS, Kamis (13/2) pagi.

Dalam rapat itu dihadiri Wali Kota Sabang yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi, Dinas Kesehatan Sabang, Karantina Pelabuhan, Syahbandar, Kodim 0112 Sabang, Polres Sabang, Lanud Sabang, Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) dan unsur pelaku bisnis serta Organda Sabang dan Shiping Agen dari PT Sea Asih Lines.

Keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan bersama untuk menyikapi surat Wali Kota Sabang tentang pemintaan penundaan kunjungan MS Artania yang disampaikan kepada BPKS, sehari sebelumnya. Dalam rapat itu, Islamuddin juga menyampaikan bahwa keputusan tersebut diambil mengingat hingga saat ini badan kesehatan dunia (WHO) belum mecabut status waspada virus corona.

Sementara kesiapan dan persiapan penanganan baik di sektor sarana dan prasarana peralatan medis saat ini dinilai belum memadai. “Rapat yang kita laksanakan hari ini merupakan kesepakatan bersama, sekaligus  menindak lanjuti surat Wali Kota Sabang dan menerima saran dan pendapat dari berbagai elemen dan instansi yang ada di Sabang,” ujar Islamuddin dalam keterangan tertulisnya yang diterima Serambi.

Dia menambahkan, walau pihak Shiping Owner menunjukan surat keterangan penumpang kapal persiar itu bebas dari virus corona, namun pihak BPKS, Pemko Sabang, dan seluruh elemen di Sabang tetap sepakat untuk menunda kunjungan MS Artania ke Sabang.

“Hari ini kita sepakati untuk menunda kunjungan MS Artania. Dan kita akan menyurati pihak kapal, Shiping Agent, dan Kementerian Perhubungan, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Pariwisata dengan melampirkan hasil rapat hari ini beserta surat dari Pemko Sabang sebelumnya,” tandas Islamuddin.

Sementara Deputi Komersil BPKS, Agussalim menyampikan, dalam tahun ini ada tujuh kapal persiar lain yang akan mengunjungi Sabang, selain MS Artania. Sebab pada Maret 2020 akan dilaksanakan salah satu even internasional di Sabang yakni Sabang Marine Festival 2020 dan dibarengi dengan rally yacht yang akan dilaksanakan dari Sabang hingga ke Natuna.

“Untuk saat ini peserta yang telah mendaftar sebanyak 20 yacht, bahkan diperkirakan lebih dari 30 yacht akan ikut serta dalam event tersebut," katanya.

Terkait dua agenda itu, pihaknya belum mengambil keputusan apakah menunda atau tidak. "Kita harus menyikapi agenda tersebut dengan bijak mengingat kasus virus corona yang sampai saat ini masih berstatus waspada,” tutup Agussalim.(mas)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved