Dana Eks Kombatan GAM

Eks GAM Kembali Dikaitkan dengan Dana Rp 650 Miliar, KPA Pusat Angkat Bicara

"Sedangkan masyarakat hanya sebagai penerima barang yang sudah diverifikasi kalau tidak sesuai tentu tidak diserahkan dan itu sudah clear dan sudah ..

Eks GAM Kembali Dikaitkan dengan Dana Rp 650 Miliar, KPA Pusat Angkat Bicara
SERAMBINEWS.COM/SUBUR DANI
Azhari Cagee 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Juru Bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Azhari Cagee mengecam keras pernyataan mantan anggota DPD RI, Ghazali Abbas Adan terkait permintaannya kepada Kapolda Aceh yang baru Brigjen Pol Wahyu Widada untuk menuntaskan pengusutan kasus dana Rp 650 miliar untuk kombatan GAM.

"Ghazali Abbas selalu mendiskreditkan eks kombatan dan Wali Nanggroe. Kita mengharapkan Pak Ghazali jangan lah menjadi provokator tua yang selalu menghubungkan eks kombatan GAM dengan dana Rp 650 miliar," kata Azhari Cagee kepada Serambinews.com, Jumat (14/2/2020).

Azhari menegaskan, dana Rp 650 miliar tersebut pada masa Gubernur Zaini Abdullah adalah dana yang dikelola sendiri oleh dinas yang sudah sesuai dengan adminitrasi, tatacara, serta spekifikasi dinas sebagai penanggung jawabnya

"Sedangkan masyarakat hanya sebagai penerima barang yang sudah diverifikasi kalau tidak sesuai tentu tidak diserahkan dan itu sudah clear dan sudah selesai," kata Azhari Cagee.

Menurut Azhari, bantuan yang diterima saat itu bukan uang tapi barang yang diterima dan sudah sesuai dengan norma, standar, dan prosedur yang berlaku.

"Jadi ini perlu saya ingatkan kepadap Ghazali Abbas dan semua pihak yang terus menghubungkan dana Rp 650 miliar dengan eks kombatan. Seakan-akan eks kombatan GAM telah mengambil uang Rp 650 miliar secara tunai, ini sungguh provokator yang luar biasa dan selalu dihembuskan menjelang pilkada dan pileg," kata Azhari Cagee.

Terkait Penyelewengan Dana Eks Kombatan Rp 650 Miliar, Begini Jawaban Ketua KPK

Ghazali Abbas Adan: Tak Sulit Usut Dana Rp 650 Miliar Asal Penegak Hukum Mau

Dana Bansos Rp 650 M Memang Wajib Diusut

Demo Kejati Terkait Kasus Rp 650 Miliar, Aktivis Minta Jaksa tak Takut Intervensi

Azhari Mengaku aneh melihat Ghazali Abbas karena selalu mendeskreditkan eks kombatan GAM.

"Selalu menebar kebencian terhadap Wali Nanggroe dan eks kombatan? apa yang menjadi kerugian buat beliau dengan keberadaan lembaga Wali Nanggroe dan eks kombatan yang telah membuat adanya dana otsus untuk Aceh bertriliun," ujarnya.

Seharusnya, lanjut Azhari, Ghazali Abbas bersyukur dengan perjuangan GAM, karena dengan itu Aceh memiliki dana otsus yang berlimpah dan dapat dinikmati oleh masyarakat Aceh secara umum.

"Sedangkan eks kombatan sampai ini rata-rata masih hidup serba kekurangan, begitu juga dgn keberadaan Lembaga Wali Nanggroe dengan ada nya keberadaan lembaga ini berarti UUPA dan butir MoU ada yg terimplementasikan dan ini sebagai lambang kekhususan," pungkas Azhari. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved