Berita Aceh Timur

Warga Serbajadi Keluhkan Kantor KUA Sering Tutup

Hal ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Serbajadi, Bukhari Muslim MH, kepada Serambinews.com, Jumat (14/2/2020).

Warga Serbajadi Keluhkan Kantor KUA Sering Tutup
For Serambinews.com
Warga memperlihatkan pintu kantor KUA Serbajadi, Aceh Timur, dalam keadaan tergembok, Selasa (11/2/2020) lalu. 

Laporan Seni Hendri | Aceh Timur

SERAMBINEWS.COM, IDI – Karena kantor urusan agama kecamatan (Kuakec) Serbajadi, Aceh Timur, sering tutup, sehingga menyebakan banyak pasangan calon pengantin kesulitan untuk melapor dan menyerahkan berkas persyaratan untuk menikah di kantor Kuakec daerah pedalaman Aceh Timur itu.

Hal ini disampaikan oleh tokoh masyarakat Serbajadi, Bukhari Muslim MH, kepada Serambinews.com, Jumat (14/2/2020).

“Banyak pasangan calon pengantin kesulitan mengurus berkas untuk pernikahan karena kantor Kuakec Serbajadi sering tutup,” kata Bukhari.

Seperti Selasa (11/2/2020) kemarin, jelas Bukhari ia mendampingi keponakannya untuk menyerahkan berkas pernikahan, tetapi kantor dalam keadaan digembok dan tidak ada satu orang petugas pun.

Keluhan ini sebelumnya, jelas Bukhari, juga sering ia terima dari laporan pasangan calon pengantin lainnya.

Kemudian Bukhari mendatangi rumah kepala KUA, setiba di sana, istri kepala KUA mengatakan bahwa suaminya telah pergi ke Idi, ibu kota Kabupaten Aceh Timur.

KPK Jebloskan Irwandi ke LP Sukamiskin Bandung, Darwati Sebut Suaminya Masuk ‘Pesantren’

Istri Pertama Abah Cijeungjing Minta Tinggal Satu Rumah, Istri Muda Tidak Mau, Ini Alasan Teh Rita

Aceh Tengah Raih Penghargaan Level 3 Maturitas SPIP

Kemudian Bukhari mendatanagi rumah salah satu staf KUA, dengan meminta tolong agar kantor KUA dibuka.  

Ternyata dari staf KUA itu diketahui bahwa kunci dibawa kepala KUA ke Idi, dan tidak ada dititip pada dirinya.

Kemudian, ungkap, Bukhari, ia menghubungi kepala KUA, dan kepala KUA itu meminta Bukhari dan keponakannya datang ke KUA keesokan harinya.

“Kemudian esok harinya, saya dampingi lagi keponakan saya ke kantor KUA. Ternyata sudah pukul 10.00 WIB, kantor KUA masih tutup dan digembuk, sehingga saya hubungi pejabat Kemenag Aceh Timur, Kasi Binmas, melaporkan kondisi tersebut,” ungkap Bukhari.

Mewakili warga Kecamatan Serbajadi, Bukhari, mengharapkan Kanwil Kemenag Aceh, dan Kemenag Aceh Timur, agar menegaskan kepada jajaran KUA untuk memberikan pelayan prima kepada masyarakat.

Karena jika kantor KUA sering tutup dapat merugikan masyarakat, dan berpotensi menyebabkan banyak terjadi pernikahan tidak terdaftar (pernikahan siri). (*)

Penulis: Seni Hendri
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved