Pertemuan di New Delhi
Tiba di New Delhi, Plt Gubernur Aceh Hadiri Pertemuan BPKS dengan RITES India
"Salah satunya adalah kerja sama percepatan ekonomi dan pembangunan konektivitas Aceh – Kepulauan Andaman dan Nicobar,"kata Staf Ahli Gubernur Aceh
Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Nur Nihayati
"Salah satunya adalah kerja sama percepatan ekonomi dan pembangunan konektivitas Aceh – Kepulauan Andaman dan Nicobar," kata Staf Ahli Gubernur Aceh
Laporan Zainal Arifin | India
SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Delegasi Pemerintah Aceh yang dipimpin Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah tiba di New Delhi, India, Minggu (16/2/2020) malam.
Kunjungan ini dalam rangka follow -up kesepakatan antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah India tentang shared vision on maritime cooperation.
"Salah satunya adalah kerja sama percepatan ekonomi dan pembangunan konektivitas Aceh – Kepulauan Andaman dan Nicobar," kata Staf Khusus Gubernur Aceh, Iskandar MSc kepala Serambinews.com di New Delhi, Senin (17/2/2020).

• Kesederhanaan Winda Khair Jadi Istri Anggota TNI, Tinggalkan Dunia Artis dan Jadi Ibu Persit
• Prediksi Cuaca Sebagian Aceh Hingga Tiga Hari ke Depan, Hanya Bireuen yang Diguyur Hujan
• Lima Pesepakbola Remaja Aceh Dipanggil Ikut Seleksi Timnas Sepakbola U-15 di Solo
Agenda lainnya, lanjut Iskandar, adalah memfollowup hasil kesepatan Joint Task Force Indonesia - India untuk rencana aksi atau plan of action 2020-2024 dalam bidang perdagangan dan investasi, konektivitas, pembangunan infrasruktur Sabang, pembangunan berkelanjutan bidang saumber daya kelautan dan perikanan, pariwisata, serta pertukaran budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi pada tanggal 7 Desember 2019.
"Sesuai hal tersebut selama 3 hari kunjungan kerja ke India, akan dilaksanakan pertemuan dengan berbagai pihak terkait di New Delhi, Chennai Tamil Nadu, dan Kepulauan Andaman Nicobar," kata Iskandar.
Berdasarkan agenda yang disusun bersama antara Pemerintah Aceh dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia, fokus utama kunjungan ke India adalah mempertemukan antara Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) dengan RITES, lembaga semacam BUMN India yang bertugas membuat perencanaan dan pembangunan infrastruktur India.
Dalam kaitan itu, setelah bertemu dengan Duta Besar Indonesia di New Delhi, Reza Suryodipuro, hari ini delegasi akan menghadiri pertemuan antara BPKS dengan RITES yang difasilitasi oleh Kedubes RI di New Delhi.
• Dahsyat, Aceh Jadi Incaran Uni Emirat Arab, Cina, India, dan Malaysia
Adapun delegasi BPKS dipimpin oleh Plt Wakil Ketua BPKS Islamuddin bersama Direktur Investasi dan Bisnis BPKS Teuku Ardiansyah, dan Kepala Pelabuhan BPKS Zulkarnaini.
Sementara dari Pemerintah Aceh, selain Plt Gubernur Nova Iriansyah dan Staf Khusus Iskandar MSc, turut serta hadir Wakil Ketua DPRA Dalimi, Asisten III Bukhari MM, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPTMPTSP) Aulia Sofyan, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jamaluddin, Kepala Biro Hukum, Amrizal J Prang, dan Staf Khusu Gubernur Iqbal Farabi.
Sementara dari kalangan dunia usaha hadir Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh, Makmur Budiman, Wakil Ketua Kadin Jafaruddin, serta pengusaha nasional asal Aceh Ismail Rasyid.
Delegasi Pemerintah Aceh ke India turut didampingi oleh dua perwakilan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia.
Setelah pertemuan BPKS dengan RITES, delegasi akan melakukan pertemuan dengan Sekjen Kemenlu India.
Selanjutnya bertemu dengan Menteri Luar Negeri, dan Menteri Perdagangan dan Perindustrian India.