Berita Banda Aceh

Dukung Qanun LKS, di Aceh Pertamina Mulai Pembayaran Melalui Bank Syariah

Direktur Keuangan PT Pertamina, Emma Sri Martini mengatakan, selama ini Pertamina menerima pembayaran konsumen melalui bank konvensional.

Dukung Qanun LKS, di Aceh Pertamina Mulai Pembayaran Melalui Bank Syariah
For Serambinews.com
Penandatanganan kerja sama itu dilakukan dengan tiga bank, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan BRI Syariah, Senin (17/2) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh. 

Direktur Keuangan PT Pertamina, Emma Sri Martini mengatakan, selama ini Pertamina menerima pembayaran konsumen melalui bank konvensional.

Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - PT Pertamina menandatangani perjanjian kerja sama penerimaan pembayaran atas penjualan produk perusahaan tersebut melalui bank syariah.

Penandatanganan kerja sama itu dilakukan dengan tiga bank, yaitu Bank Syariah Mandiri, Bank BNI Syariah, dan BRI Syariah, Senin (17/2) di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh.

Beralihnya transaksi Pertamina ke bank syariah sebagai bentuk dukungan atas pelaksanaan Qanun Aceh nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah.

Direktur Keuangan PT Pertamina, Emma Sri Martini mengatakan, selama ini Pertamina menerima pembayaran konsumen melalui bank konvensional.

BREAKING NEWS: Perjalanan Dinas ke Banda Aceh, Wabup Aceh Tamiang Kecelakaan di Teluknibung

5 Hari Jelang Nikah, Calon Istrinya Meninggal Ditabrak, Pria Ini Menangis di Kamar Jenazah

Komisi I DPRK Aceh Tamiang Bentuk Pansus Sekolah dan Tanah di Perbatasan

Sementara di Aceh, ada peraturan yang mensyaratkan lembaga keuangan yang beroperasi di Aceh adalah yang berprinsip dan menggunakan akad syariah.

“Penandatanganan kerja sama ini upaya kami untuk mempermudah konsumen melakukan transaksi ekonomi berdasarkan prinsip Syariah,” kata Emma usai menggelar MoU tersebut.

Emma menjelaskan, ketiga bank syariah tersebut telah berhasil melakukan uji coba sistem host to host, untuk penerimaan hasil penjualan melalui sistem MySAP di Pertamina.

Katanya, seluruh tahapan yang telah direncanakan tersebut, ditargetkan dapat segera dioperasikan pada akhir 2020 ini.

Target itu lebih cepat dibandingkan dengan batas waktu yang diberikan dalam Qanun LKS, yaitu pada 2021.

Saat ini, pembayaran melalui bank syariah tersebut difokuskan unhtuk produk bahan bakar di SPBU dan gas LPG.

Namun, Pertamina tidak menutup peluang jika kedepan juga akan dilakukan pembayaran untuk penjualan produk pertamina lainnya.

“Kita utamakan di SPBU dan Elpiji. Tapi tidak menutup kemungkinan di produk Pertamina lainnya,” tandas Emma. (*)

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved