Anak Dibawa Kabur Pengasuh
Pembawa Kabur Anak Warga Aceh di Malaysia Adalah Sosok Mualaf
"Namun dirinya masuk Islam saat menikah dengan suaminya yang merupakan warga Myanmar," ujarnya.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
"Namun dirinya masuk Islam saat menikah dengan suaminya yang merupakan warga Myanmar," ujarnya.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBiNEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Murshidah (29) warga asal Matang Glumpang Dua, Bireuen, selama ini bekerja di sebuah Warung kawasan Gombak Selangor, Malaysia.
Dia pun mempunyai seorang anak atas nama Alvi Hayati (2,7).
Namun sekitar dua pekan lalu, Alvi pun hilang dibawa kabur seorang pengasuh atas nama Rita.
Murshidah yang dihubungi Serambinews.com, menyebutkan, kalau dirinya berkenalan dengan Rita pada Juli 2020.
Kala dirinya sedang mencari orang yang bisa menjaga anaknya.
Sosok Rita, cerita Murshidah, merupakan seorang mualaf asal Sumatera Utara.
• Ketua IPPEMAS Apresiasi Kinerja Pemko Sabang Turunkan Angka Kemiskinan
"Namun dirinya masuk Islam saat menikah dengan suaminya yang merupakan warga Myanmar," ujarnya.
Sehingga selama tinggal di Gombak, Rita memang tinggal bersama suaminya yang merupakan warga Myanmar.
"Saya tidak menyangka, Rita memutuskan kontak telepon dengan saya. Sekarang saya tidak tahu di mana mereka tinggal. Tapi pastinya saya akan berupaya terus mencari sampai anak saya ketemu," pungkasnya.
Sebelumnya, Mursyidah juga menceritakan, kalau dia kenal sama Rita melalui temannya.
"Sekitar bulan tujuh tahun 2019 lalu saya tanya sama seorang teman, siapa yang bisa menjaga anak. Sehingga teman tersebut menujukkan Rita yang dikatakan juga sebagai warga Indonesia, yakni asal Sumatera Utara," ujarnya.
Rekomendasi kawannya juga, kalau Rita suka anak.
Sehubungan dia memang tidak memiliki anak.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murshidah-bersama-anaknya-yang-dibawa-kabur-pengasuh.jpg)