Persiraja Mania
Kilas Balik Era Keemasan Persiraja, Pernah menduduki Kasta Tertinggi Sepak Bola Nasional
Persiraja memiliki suporter yang setia, selalu mendukung Persiraja. Suporter tersebut dikenal dengan nama SKULL (Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju).
Laporan Syamsul Azman | Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Persatuan sepakbola Indonesia Kutaraja Banda Aceh, atau sering disingkat Persiraja Banda Aceh adalah klub sepakbola Kota Banda Aceh, ibukota Provinsi Aceh.
Persiraja Banda Aceh didirikan pada 28 Juli 1957 dan telah mengikuti berbagai kompetisi sepak bola tanah air.
Persiraja memiliki suporter yang setia, selalu mendukung Persiraja.
Suporter tersebut dikenal dengan nama SKULL (Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju).
Karena keberadaan suporter inilah yang membuat Persiraja sulit dikalahkan pada kandangnya.
Pada 31 Agustus 1980, Laskar Rencong berhasil mengalahkan Persipura Jayapura dengan skor 3-1 dalam laga final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Persiraja membuktikan kehebatannya dengan memenangkan pertandingan Piala Perserikatan 1980.
Kemenangan tersebut diraih dengan penuh suka cita oleh rakyat Aceh.
Suara suporter memenuhi Stadion Gelora Bung Karno.
Teriakan emosional, lompatan kebahagian dan teriakan ceria mengisi seluruh sudut stadion.
Saat itu, Bustamam dengan Rustam Syafari telah membuktikan kehebatannya membawa sikulit bundar bersarang di gawang lawan.
Zaman berganti, pengurusan juga ikut terganti.
Zaman keemasan Persiraja telah lama berlalu.
Kini, Persiraja diketuai Nazaruddin Dek Gam dengan kepala pelatih Hendri Susilo.
Persiraja mulai mencoba mengulang sejarah, dengan membuktikan bisa mempromosikan diri masuk ke dalam Liga 1 Indonesia, kasta tertinggi pertandingan bola di Indonesia setelah mengalahkan Sriwijaya FC dengan skor 1-0, 2019 silam.
Lalu, Prestasi apa saja yang telah diperoleh Persiraja sebelumnya? Ini catatannya:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/persiraa-777.jpg)