Berita Aceh Singkil
Muara Ujung Bawang Dangkal, Ini Penyebab Ketika Banjir Singkil Lambat Surut
Ketika banjir menggenang berlangsung berpekan-pekan, karena air lambat masuk ke laut melalui muara Ujung Bawang.
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Nur Nihayati
Ketika banjir menggenang berlangsung berpekan-pekan, karena air lambat masuk ke laut melalui muara Ujung Bawang.
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Muara Ujung Bawang, Kecamatan Singkil, Aceh Singkil, dangkal.
Inilah yang menjadi penyebab ketika banjir menggenang wilayah itu sulit surut.
Wilayah Ujung Bawang, sendiri selama ini merupakan daerah utama langganan banjir di daerah itu.
Ketika banjir menggenang berlangsung berpekan-pekan, karena air lambat masuk ke laut melalui muara Ujung Bawang.
Berdasarkan pantauan, Sabtu (22/2/2020) muara Ujung Bawang, dangkal. Ombak pun memecah.
• Awas! Komplotan Pencuri Wanita Gunakan Avanza Beraksi di Pasar Sigli, Seorang Dibekuk, 2 Kabur
• Ini Lokasi di Pidie Bakal Dilintasi Jalan Tol, dari Padang Tiji Hingga Glumpang Tiga
• Ribuan Pelajar Sambut Presiden Jokowi di Bireuen
Akibat dangkal selain menghabat aliran air ke laut, perahu nelayan juga sulit ke luar masuk.
"Jarang ada yang berani lewat ke muara Ujung Bawang, karena dangkal," kata Akwin ditemui di muara Ujung Bawang.
Warga berharap dilakukan normalisasi sungai serta muara Ujung Bawang, agar ketika banjir datang lekas surut. Normalisasi sebaiknya dilakukan sebelum terjadi banjir.
Wilayah Singkil, khususnya Ujung Bawang, dalam setahun setidaknya tiga kali terendam banjir.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/muara-sungai-ujung-bawang-singkil.jpg)