Breaking News:

Mentan Bantu Aceh Bibit Jagung

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang melakukan kunjungan kerja saat kunjungan Presiden Joko Widodo

DOK/DISTANBUN ACEH
Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menyerahkan bibit jagung bantuan kepada Kadistanbun A Hanan , Sabtu (22/2/2020), di Bireuen. 

* Untuk 50 Ribu Hektare Lahan

BANDA ACEH - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang melakukan kunjungan kerja saat kunjungan Presiden Joko Widodo sekaligus menghadiri Kenduri Kebangsaan, ke Bireuen, Sabtu (22/2) lalu, memberikan bantuan bibit  guna pengembangan 50.000 hektare (ha) tanaman jagung di Aceh.

Selain bibit jagung, Mentan juga memberikan bantuan bibit lainnya tahun ini guna dikembangkan. Hal itu sebagai upaya untuk mengurangi impor dan menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran di desa.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh, Ir A Hanan MP kepada serambi, seusai acara kenduri blang di Lubuk, Aceh Besar yang turut dihadiri Sekda Aceh, Taqwallah, dan sejumlah Kepala SKPA mengatakan, bantuan bibit jagung yang diberikan Mentan untuk Aceh, karena Aceh dinilai sukses dalam program pengembangan tanaman jagung.

“Puluhan ribu hektare tanaman jagung yang ditanam di seluruh Aceh, tahun lalu, bisa dipanen dengan baik. Atas dasar itu, tahun ini Mentan menambah bantuan bibit jagung dengan target luas tanaman mencapai 50.000 ha,” jelas A Hanan.

Dikatakan, untuk mendukung target pengembangan tanaman jagung itu, Mentan juga memberikan bantuan 200.000 liter herbisida, 5 unit trakktor empat roda, 10  hand-tracktor, 50 pompa air, dua mesin potong, dan dua pompa air ukuran besar. Sedangkan untuk pengembangan tanaman perkebunan, Mentan membantu pengembangan 250 ha tanaman kelapa dan 25 unit alat pengolahan kelapa.

Pada acara kenduri blang di Lubuk,  Kadistanbun Aceh A Hanan menawarkan kepada kelompok tani, setelah panen padi akhir bulan ini, lahannya bisa dilanjutkan tanam jagung. Ada tiga jenis bibit jagung yang diberikan Mentan untuk Aceh, pertama bibit jagung hibrida untuk pakan ternak, kedua bibit jagung manis dan ketiga bibit jagung pulut.

Sementara Sekda Aceh, dr Taqwallah MKes mengatakan, tawaran bantuan bibit jagung yang disampaikan Kadistanbun Aceh harus disikapi dengan serius. Apalagi, bantuan dari Mentan itu sebagai upaya menyejahterakan petani. “Program bantuan bibit jagung dan peralatan lainnya, agar petani tidak terbebani dengan pengadaan bibit, obat-obatan dan pengolahan tanah,” tuturnya.

Kadis Perternakan Aceh, drh Rahmandi yang juga hadir dalam kenduri blang itu mengatakan, tahun ini Mentan memberikan bantuan untuk kelompok ternak di Aceh 1.000 ekor bibit sapi. Bibit sapi ini nanti akan disalurkan kepada kelompok-kelompok ternak yang sudah berpengalaman memelihara sapi.

Rahmandi menawarkan sebanyak 20 ekor anak sapi Bali dan pengadaannya baru akan dilakukan pada bulan Juni 2020 mendatang. Bantuan anak sapi itu akan disalurkan, setelah dilakukan pengadaan lebih dulu. “Hal ini disebabkan, bantuan yang diberikan Mentan dalam bentuk uang senilai Rp 15 miliar, bukan sapi, sehingga  diadakan lebih dulu paket pengadaannya,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: hasyim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved