Minggu, 3 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Lion Air Hentikan Sementara Layanan Umrah

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan layanan penerbangan internasional dari Indonesia...

Tayang:
Penulis: Mawaddatul Husna | Editor: Jalimin
Foto/Lion Air
Pesawat Lion Air jenis A330-900. 

 
Lion Air Hentikan Sementara Layanan Umrah

 

Laporan Mawaddatul Husna | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHLion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group memberikan keterangan resmi sehubungan layanan penerbangan internasional dari Indonesia menuju Arab Saudi. 

Terhitung Jumat (28/2/2020), Lion Air menghentikan sementara (suspend) semua layanan penerbangan umrah dari 13 kota keberangkatan dari Indonesia ke Arab Saudi sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Informasi ini disampaikan Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, Jumat (28/2/2020). 

Ia menjelaskan penundaan sementara itu dilakukan sesuai dengan pemberitahuan resmi dari pihak regulator Kerajaan Arab Saudi - General Authority of Civil Aviation (GACA) Pemerintah Kerajaan Saudi Arabia dan surat Edaran Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara tentang Penghentian Sementara Rute Penerbangan ke Saudi Arabia.

Ia menambahkan Lion Air tunduk dan melaksanakan seluruh aturan penerbangan internasional, regulator dan ketentuan perusahaan dalam menjalankan operasional sesuai dengan standar operasional prosedur yang memenuhi kualifikasi aspek keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan (safety first).

Aksi Heroik Kapten Kapal Selamatkan Wanita Ini dari Hantaman Feri di Pelabuhan

GP Ansor Subulussalam Gelar Diklat, Baginda : Pesertanya Capai 80 Orang

HRD Terima Kunjungan Bupati Pidie, Roni Ahmad

“Keputusan penghentian penerbangan sementara ini juga dilakukan dalam rangka tindakan preventif dan proaktif guna mengutamakan faktor keselamatan awak pesawat dan para tamu jamaah serta menangkal masuk penyebaran Virus COVID-19 (Corona),” sebutnya.

Pihaknya sudah meminta kepada seluruh mitra dan agen penyelenggara umrah yang bekerja sama dengan Lion Air untuk memberikan informasi penundaan penerbangan umrah kepada seluruh calon jamaah dari Indonesia sesuai dengan perkembangan terkini.

Sedangkan dengan para jamaah yang sudah berada di Jeddah dan Madinah terkait dengan proses kepulangan, dikatakan Danang, Lion Air akan mempersiapkan penerbangan dari Indonesia yang membawa awak pesawat dan tanpa penumpang guna penjemputan sesuai jadwal.

Penerbangan penjemputan Lion Air (fase kepulangan) akan melayani kurang lebih 13.000 jamaah dari Madinah yakni Bandar Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdulaziz (MED) dan Jeddah yakni Bandar Udara Internasional King Abdulaziz (JED).

Dalam mengakomodir penerbangan penjemputan, Lion Air mengoperasikan armada berbadan lebar (wide body), antara lain Airbus 330-300CEO (berkapasitas 440) dan Airbus 330-900NEO yang memiliki 436 kapasitas kursi.

“Semua armada sudah dipersiapkan sesuai standar operasional prosedur dan sudah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan laik terbang,” kata Danang.

Usai Bentrok TNI-Polri, Pangdam Bukit Barisan Perintahkan Anggotanya Perbaiki Mapolsek

Ia menyebutkan untuk layanan umrah dari Indonesia, Lion Air mengoperasikan rata-rata 4-5 kali penerbangan dengan kota asal melalui bandar udara yang mencakup Banda Aceh- Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Aceh (BTJ),  Medan-Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO), Pekanbaru-Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved