Berita Lhokseumawe
National Costume Afra, Finalis Putri Indonesia Aceh Gambarkan Kehidupan Nelayan Aceh, Ini Bentuknya
Sehingga pada Rabu (26/2/2020), hingga Minggu (1/3/2020), Afra mulai mengikuti tahapan karantina. Karantina dipusatkan di Grand Sahid Jakarta.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nur Nihayati
Sehingga pada Rabu (26/2/2020), hingga Minggu (1/3/2020), Afra mulai mengikuti tahapan karantina. Karantina dipusatkan di Grand Sahid Jakarta.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Afra Widi Wardani (22) gadis asal Lhokseumawe telah dinobatkan sebagai finalis Putri Indonesia Tahun 2020 perwakilan Aceh.
Sedangkan Afra saat ini juga sedang menyandang gelar sebagai Putri Agro Wisata Indonesia 2019 dan Putri Pariwisata Nusantara Aceh 2019.
Dalam rangka menyongsong pemilihan Putri Indonesia 2020, Afra pun sudah mulai mengikuti tahapan pra karantina sejak Rabu (19/2/2020) hingga Selasa (25/2/2002).
Selama masa pra karantina, Afra sudah mengikuti serangkaian kegiatan di Jakarta maupun di NTT.
Sehingga pada Rabu (26/2/2020), hingga Minggu (1/3/2020), Afra mulai mengikuti tahapan karantina. Karantina dipusatkan di Grand Sahid Jakarta.
• Kim Jong Un Ancam Pejabatnya Jika Virus Corona Infeksi Korea Utara: Ada Konsekuensi Serius
• Kejari Pijay Bakal Jemput Paksa Maimun Raja Pante Terdakwa Penipuan Calo CPNS, Jika Masih Mangkir
• BMKG Memprediksi tak Ada Hujan Hingga Tiga Hari Kedepan di Sebagian Aceh, Ini Rinciannya
Selama lima hari proses karantina, Afra pun sudah melalui berbagai kegiatan. Termasuk pada Sabtu (29/2/2020), Afra mengikuti kegiatan fashion show yang dipusatkan di Gandaria City.
Dari sejumlah pakaian yang digunakan Afra pada kegiatan tersebut, salah satunya adalah National Costume.
Pada baju National Costume, Afra menggunakan pakaian adat Aceh yang sudah dimodifikasi.
Baju dasar warna biru, adanya jaring di belakang. Di jaring, ada beberapa ikan. Lalu di beberapa tempat hingga di kepala adanya keranjang yang biasa digunakan nelayan tradisonal Aceh.
Menurut Afra, National Custume yang dia gunakan tersebut bertema "Tarek Pukat".
Ini untuk menggambarkan mata pencarian sebagian besar masyarakat Aceh adalah nelayan.
"Bisa dilihat di jaring, ada ikan dan baju warna biru yang melambangkan ombak laut Aceh. Artinya, National Custume yang saya gunakan untuk menggambarkan tentang kehidupan nelayan tradisonal Aceh," paparnya.
Disebutkan juga, pada Minggu (1/3/2020) pagi, dirinya sudah mengikuti kegiatan Car Free Day.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/afra-widi-wardani-menggunakan-national-custume.jpg)