Serambi Award 2020
Ibu Kota Aceh Timur Pindah
Ini cita-cita saya agar Aceh Timur cepat terbangun,” ungkap Bupati, H Hasballah Bin HM Thaib.
IBU KOTA ACEH TIMUR PINDAH
Pusat Pemerintahan Dibenahi Sejak Periode Pertama
PEMERINTAHAN Kabupaten Aceh Timur berhasil memindahkan ibu kota dari Langsa ke Idi Rayeuk seusai menjalani beberapa tahapan. Bahkan, Bupati Aceh Timur saat ini, H Hasballah Bin HM Thaib langsung memerintahkan seluruh jajaran dinas dan organisasi perangkat daerah pindah dari Langsa ke Idi seusai 25 hari dilantik dan terus melakukan pembenahan serta pembangunan pusat pemerintahan sejak periode pertama kepemimpinannya, Hasballah dengan panggilan akrab Rocky masih ingat jelas saat dirinya dan Tgk Syahrul Bin Syama’un, dilantik di Idi oleh Gubernur Aceh, Zaini Abdullah.
Prosesi rapat paripurna pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Aceh Timur, saat itu berlangsung di gedung Sergabuna Idi, yang disulap menjadi Gedung DPRK. Karena tidak muat, sehingga didirikan tenda di luar gedung untuk paratamu.
• Usut Kasus Dugaan Proyek Fiktif, Ini Ruangan BPKD yang Digeledah Tim Kejaksaan Negeri Subulusalam
Selanjutnya 25 hari pasca dilantik Bupati menginstruksikan seluruh jajaran dinas atau organisasi perangkat daerah pindah dari Langsa ke Idi. Sedangkan, DPRK lebih dulu pindah ke Idi, untuk mempersiapkan prosesi pelantikan Bupati, dan Wakil Bupati. “Dilantik di Idi, adalah salah satu visi misi dan niat saya jika terpilih menjadi Bupati, dan setelah dilantik saya tetap tinggal di Idi.
Ini cita-cita saya agar Aceh Timur cepat terbangun,” ungkap Bupati, H Hasballah Bin HM Thaib. Bahkan saat kampanye, ungkap Rocky, ia pernah bersumpah di hadapan seorang nenek berusia 70 tahun di Keude Blang, bahwa jika ia terpiliih menjadi bupati, ia tetap tinggal di Idi.
Sumpah itu ia lakukan, menjawab perntanyaan sang nenek, apakah ia bersedia tinggal di Idi, jika terpilih menjadi bupati. “Jadi selain cita-cita saya, saya juga pernah bersumpah di hadapan seorang nenek.
• Warga Miskin Dapat Subsidi Listrik
Saat itu, dengan membuka sepatu dan memijak tanah sambil mengucapkan kalimah syahadat saya bersumpah Demi Allah, bahwa jika saya terpilih menjadi bupati, saya tetap tinggal di Idi untuk memajukan Aceh Timur,” kisah Rocky, mengilas balik perjuangannya. Sang nenek mempertanyakan hal itu, karena Idi saat itu sudah menjadi Ibu Kota Aceh Timur, tapi, masyarakat masih mengurus segala administrasi ke Kota Langsa. Sedangkan, Idi sebagai kota Aceh Timur, masih sangat tertinggal.
Saat ini, meski Pusat Pemerintahan sudah dibangun di Idi, dan segala infrastrukturnya terus dipacu hingga mendapatkan penghargaan Predikat Kepatuhan Tinggi Pelayanan Publik tahun 2019, dari Ombudsman RI, masih banyak visi-misinya yang harus diwujudkan untuk mendongkrak ekonomi masyarakat, dan membuka lapangan pekerjaan.
Untuk diketahui, komplek Pusat Pemerintahan Aceh Timur, yang berada di tepi jalan Banda Aceh-Medan itu, juga menyatu dengan Lapangan Upacara Pemkab Aceh Timur, Gedung OPD, Gedung DPRK, dan Kantor Bupati, perumahan pekan kebudayaan Aceh Timur (PKAT), dan Gedung Idi Sport Center.
• Waspada Virus Corona, Masker Habis Diborong di Pasaran dan Apotek di Banda Aceh, Harganya Melambung
SEDERETAN PENGHARGAAN :
1. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) 2014, 2015, 2016, 2017, dan 2018
2. Anugerah Majdid Ibrahim (AMI) sebagai perencanaan terbaik harapan II se-Aceh
3. Penghargaan perizinan terbaik se-Indonesia, layanan aplikasi Si-Cantik Cloud
4. Peluncuran Kartu Identitas Anak (KIA) pertama di Aceh
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ibu-kota-aceh-timur.jpg)