Jumat, 8 Mei 2026

Kupi Beungoh

Komunikasi Dua Sahabat Aceh - India Terkait Kondisi Terkini Kerusuhan di India

Ada rasa rindu yang tiba-tiba membuncah, mengingat tentang mereka saat kami masih sama-sama berjuang dulu.

Tayang:
Editor: Mursal Ismail
Dokumen Muhammad Nasril
Muhammad Nasril 

Ada rasa rindu yang tiba-tiba membuncah, mengingat tentang mereka saat kami masih sama-sama berjuang dulu.

Penulis: Muhammad Nasril, Kasubbag KUB Kanwil Kemenag Aceh

DUA tahun lalu, itu terakhir kali kami bertegur sapa bertanya soal kabar.

Itu pun hanya sesekali melalui sosial media pesan facebook.

Setelah menyelesaikan pendidikan, kami kembali ke negara masing-masing.

Saya balik ke Aceh, dan mereka (sahabat saya) kembali ke India.

Sudah hampir belasan tahun.

Warga Diminta Waspadai Penyakit Scabies, Ini Pesan Kadis Kesehatan Aceh Barat

Mahasiswa Aceh bersama mahasiswa India saat belajar di Kairo, Mesir tahun 2006.
Mahasiswa Aceh bersama mahasiswa India saat belajar di Kairo, Mesir tahun 2006. (DOKUMEN MUHAMMAD NASRIL)

Lama tidak berkomunikasi dengan para sahabat ini.

Ada rasa rindu yang tiba-tiba membuncah, mengingat tentang mereka saat kami masih sama-sama berjuang dulu.

Saat menimba ilmu di Al Azhar Cairo dulu ada tujuh sahabat dekat saya, kami selalu bersama.

Tapi, di antara mereka Muhammad Rafiq paling saya ingat.

Dulu kami sering berdebat mengenai persoalan fiqih.

Jangankan kalah, seri pun dia tidak pernah mau.

Delapan Tim Siap Meriahkan Turnamen Voli BLP Cup 2020 di Lhokseumawe, Ini Hadiah Diperebutkan

Biasanya, Rafiq berpegang teguh dengan pemahaman Mazhab Syafi'i dan rujukan utamanya adalah kitab Tuhfah.

Menjadi Penerang

Sekarang, mereka telah menjadi penerang dan muballiq di negaranya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved