Senin, 4 Mei 2026

Lifestyle

Simak Info, 3 Cara untuk Menangani Anak yang Kecanduan Ponsel

Mayoritas anak-anak itu masih duduk di bangku sekolah dasar, yakni antara usia lima sampai enam tahun.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
Anak-anak bermain hp di ujung jembatan Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues, Minggu (6/5/2018). SERAMBI/ASNAWI KUMAR 

Cara ini adalah mengembalikan kebiasaan anak saat sebelum mengenal gawai.

“Dalam hal ini, anak bisa diajarkan bahwa terus menerus bermain gawai sampai lupa waktu, tidak menyelesaikan masalah,” ungkap Yunias.

Terapi ini dapat dilakukan dengan cara mengubah kebiasaan bermain gawai dengan membaca buku atau berdiskusi.

Ketiga, orang tua harus menjadi contoh.

Yunias menceritakan banyak orang tua yang mengeluhkan anaknya kecanduan bermain gawai.

“Tapi, saya melihat orang tuanya juga terus-terusan membuka ponsel mereka.”

“Ketika diberi tahu, mereka beralasan kalau ada pesan penting yang harus dibuka,” kata Yunias.

Padahal, mengubah kebiasaan anak dalam bermain gawai juga harus didukung kebiasaan orang tua juga.

“Orangtua tidak bisa menyuruh anak berhenti bermain gawai kalau mereka sendiri masih terlihat terus memegang gawai setiap saat.”

“Anak juga mencontoh kebiasaan orangtua,” kata Yunias.

Menurutnya, ada beberapa gejala yang bisa menunjukkan bahwa anak kecanduan bermain gawai.

“Di antaranya adalah anak mudah tersinggung dan menggunakan banyak waktunya untuk bermain gawai.”

“Selain itu, tugas sekolah mereka juga sering terbengkalai,” ungkap Yunias.

gejala lainnya adalah mengisolasi diri dari komunitas sosial dan lebih memilih bermain gawai juga bisa menjadi tanda yang perlu diwaspadai.

“Tanda lainnya adalah anak menjadi rewel jika tidak diberi izin bermain gawai.”

Sumber: Surya
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved