Serambi Award 2020
UIN Ar-Raniry Rangkul Ulama Kharismatik
Program Seumeubeut tersebut juga telah mendekatkan dayah dengan UIN dan sebaliknya serta memperkuat Ma’had Ali yang ada di UIN Ar-Raniry.
UIN Ar-Raniry Rangkul Ulama Kharismatik
BERBAGAI macam cara untuk merangkul para ulama untuk menyamakan visi dan misi dalam pengembangan pendidikan. Untuk itu Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry menggelar program “Seumeubeut Ulama Kharismatik” di kampus tersebut.
Program yang dilangsungkan sejak tahun 2018 tersebut telah membawa perubahan yang luar biasa dalam pengembangan pendidikan di UIN dan juga di dayah-dayah yang ada di Aceh.
Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr H Warul Walidin AK MA didampingi Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Drs H Ibnu Sa'dan MPd dan Warek III Dr Saifullah MA menjelaskan, program seumeubeut yang melibatkan sejumlah ulama kharismatik itu benar-benar telah membawa perubahan, baik itu dalam hubungan sosial maupun pengembangan pendidikan.
Program itu juga sebagai upaya menguatkan kembali jati diri UIN Ar-Raniry sebagai pusat tamaddun Islam di Aceh. Apalagi, pada masa lalu Aceh juga menjadi sentral peradaban dunia.
• TP PKK Aceh, Inspirator Rumah Gizi
Program Seumeubeut tersebut juga telah mendekatkan dayah dengan UIN dan sebaliknya serta memperkuat Ma’had Ali yang ada di UIN Ar-Raniry.
“UIN juga punya Ma’had Ali untuk menggembleng mahasiswa baru yang pengasuhnya juga ada dari dayah-dayah yang ada di Aceh,” sebut Warul Walidin.
Selain itu, banyak dayah di Aceh yang telah membuka perguruan tinggi atau Ma’had Ali, seperti Dayah Abu Kuta Krueng, STAI Abu Mudi, Darul Arafah Panton Labu, STISNU Sibreh Aceh Besar, Dayah Amal Peureulak Aceh Timur, serta Ummul Ayman Pidie Jaya.
Untuk tenaga pengajarnya, tambah Warul Walidin juga ada yang dibantu UIN Ar-Raniry dan dari perguruan tinggi (PT) lainnya.Dampak lain dari Program Seumeubeut Ulama Kharismatik itu antara lain banyak sekali para teungku dayah serta ulama yang melanjutkan studi S2 dan S3 di UIN Ar-Raniry.
Ini sebuah kebahagiaan bagi peningkatan mutu pendidikan di lembaga pendidikan tinggi atau Ma’had Ali. Dengan harapan upaya mendekatkan dayah dengan UIN dan sebaliknya bisa terus berjalan.
• Hari ke-8 Karantina, Ini Agenda Afra Finalis Putri Indonesia Perwakilan Aceh
Warul terus bertekad mengembangkan berbagai disiplin keilmuan, baik ilmu keislaman maupun sain modern, sesuai dengan perkembangan zaman di era Revolusi Industri 4,0. Karenanya, berbagai program lain juga telah dirancang secara bersama-sama.
PROGRAM UNGGULAN LAINNYA
• Mendirikan Fakultas Kedoteran, Fakultas Perikanan dan Rumah Sakit Islam Ar-Raniry.
• Menindaklanjuti pengalihan pengelolaan dua lembaga pendidikan yaitu Akbid Aceh dan Akfar dari Pemerintah Aceh kepada UIN Ar-Raniry.
• Pembukaan program studi baru untuk pemenuhunan guru produktif di Aceh seperti otomotif, perhotelan, perkebebunan, dan pelayaran
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/peresmian-gedung-uin.jpg)