Serambi Award 2020
UTU, Kampus Terhijau Se-Aceh
“Peringkat kami meningkat, karena UTU terus melakukan beberapa program green campus. Di antaranya pengurangan pemakaian kertas dan plastik,
Selain itu, Badan Nasional Sertifi kasi Profesi pada 20 Mei 2019 mengeluarkan lisensi kepada UTU sebagai satu dari dua kampus di Aceh yang memiliki kewenangan melaksanakan sertifi kasi bagi mahasiswanya. Kampus lainnya adalah Politeknik Negeri Lhokseumawe.
• Kebakaran Hutan dan Lahan di Lamie Nagan Raya sudah Padam, Begini Proses Pemadamannya
Sebelumnya, pada 12 Januari 2019 UTU juga mendapatkan lagi sertifi kat lisensi Tempat Uji Kompetensi Profesi Kelautan dan Perikanan dari Direktur Lembaga Sertifi kasi Profesi Kelautan dan Perikanan.
Di Aceh, hanya dua kampus yang memiliki lisensi semacam ini, yaitu UTU dan Unsyiah. UTU mendapatkan lisensi ini tahun 2016, sedangkan Unsyiah dua tahun kemudian. Seperti dikatakan Prof Jasman, UTU terus berbenah mewujudkan visinya menjadi sumber inspirasi dan referensi di sektor agro dan marina menuju world class university.
• Akhir Maret Aceh Mandiri Listrik, Janji PLN kepada Anggota Dewan
Untuk itu, semua prodi di universitas ini mengacu kepada agroindustry and marine sebagai core business (aktivitas utama) UTU. UTU juga gigih melakukan riset untuk meningkatkan hasil pertanian agar hasil panen padi dan komoditas lainnya di Aceh berlimpah.
UTU pun sudah membuka Prodi Gizi dalam rangka mengurangi stunting di Aceh. Menghadapi era Revolusi Industri 4.0, UTU membuka Prodi Tekonologi Informasi. Bagaimanapun, perguruan tinggi yang baik adalah perguruan tinggi yang mengutamakan keterjaminan mutu dengan segala indikatornya dan berorientasi ke masa depan. “Ya, kami sadari indikator itu, sehingga kami terus berupaya agar semua usaha bermuara ke arah green campus yang berbasis agroindustri dan marina,” demikian Jasman J Ma’ruf.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/serambi-award-utu.jpg)