Polisi Jual Masker Sitaan, Mahfud MD: Boleh, Asal Uangnya Tak Dimakan Sendiri

Masker tersebut dijual oleh Polres Metro Jakarta Utara dengan harga sebelum ditimbun yakni Rp 4000 per 10 lembar masker.

IST
Mahfud MD Menkopolhukam 

Setiap orang hanya boleh membeli dua paket masker.

Hal ini mereka lakukan agar persebaran merata mengingat keberadaan masker langka dan harga yang melonjak.

Mahfud MD yang juga mengetahui hal ini pun memberikan tanggapannya.

Menurut Mahfud, tindakan polisi menjual masker hasil sitaan itu diperbolehkan.

"Asal uangnya (hasil penjualan) tak dimakan sendiri boleh. Bisa dikembalikan ke negara atau dikembalikan dari mana dia (masker) disita," ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Jumat (6/3/2020).

Mahfud menilai polisi yang menjual masker hasil sitaan tidak melanggar hukum.

Arab Saudi Tangguhkan Umrah, Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj: Itu Namanya Uzur Syari

Terinspirasi Adegan Film, Siswi SMP Bunuh Bocah 6 Tahun, Mayatnya Disembunyikan di Lemari

Hanya saja, harus dilihat dulu latar belakang tindakan polisi saat melakukan penjualan tersebut.

"Menurut saya sih enggak (tidak melanggar hukum), tapi lihat motif dulu," ujar Mahfud di Kantor Kementerian Hukum dan HAM, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3/2020).

Dia menjelaskan, tindakan polisi menjual barang yang disita harus dilihat motifnya.

Sebab jika dikatakan pidana menurut dia harus dilihat dari dua sisi.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Sumber: TribunNewsmaker
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved