Breaking News:

Berita Abdya

Serapan Anggaran Desa di Abdya Masih Nol Persen, Baru Tujuh Gampong Usul Pencairan 

Serapan anggaran desa tahap I tahun 2020 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga Sabtu (7/3/2020), masih nol persen.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Asisten Pemerintahan/Plt Kepala DPMP4 Abdya 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE - Serapan anggaran desa tahap I tahun 2020 di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) hingga Sabtu (7/3/2020), masih nol persen.

Dari 152 desa di Abdya,  baru 7 desa diantaranya mengajukan dokumen usulan pencairan, dan sedang dalam diproses surat pengantar untuk diteruskan ke Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tapaktuan.

Sedangkan 145 desa lainnya belum mengajukan usulan pencairan dikarenakan belum tuntas penyusunan Qanun tentang   Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBG/APBDes) 2020.

Perlu diketahui, DD tidak lagi ditransfer ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) seperti tahun sebelumnya. Mulai tahun anggaran 2020, pencairan DD di KPPN Tapaktuan, langsung ditransfer ke Rekening Kas Desa (RKD) masing-masing. 

Peristiwa belum ada satupun desa/gampong di Abdya yang mencairkan anggaran hingga awal Maret sehingga waktu yang tersedia untuk melaksanakan APBG semakin sempit.

Sebagai cacatan bahwa total anggaran desa  yang diterima 152 desa di Kabupaten Abdya tahun 2020 mencapai Rp 170, 6 miliar lebih.

Anggaran desa terdiri tiga bagian. Pertama,  Dana Desa (DD) bersumber dari APBN 2020 sebesar Rp 121,4 miliar lebih

Kedua, Alokasi  Dana Gampong (ADG) bersumber dari APBK Abdya/APBN Abdya sejumlah Rp 48,2 miliar.

Ketiga, BHPRK (Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Kabupaten) sumber APBK 2020 sebesar Rp 926,8 juta lebih.

“Dari tiga sumber ini, total anggaran desa yang diterima 152 desa  tahun 2020 mencapai Rp 170, 6 miliar lebih,” kata Amrizal SSos, Plt  Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya kepada Serambinews.com.

Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205 antara menjelaskan, pencairan DD/ADG tiga tahap.  Tahap I sebesar 40 persen, tahap II 40 persen dan tahap III 20 persen dari jumlah alokasi anggaran desa bersangkutan.

Didampingi Kabid Pemberdayaan Gampong pada DPMP4 Abdya, Arif Zulfahmi, Amrizal mengakui belum ada satupun desa yang cair anggaran desa.    

Kecuali, katanya, dari 152 desa, baru 7 gampong  mengajukan dokumen usulan pencairan kepada  DPMP4 Abdya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved