Berita Aceh Barat Daya
1.012 KPM PKH di Abdya Mengundurkan Diri, Ini Penyebabnya
Sebanyak 1.012 keluarga penerima manfaat penerima bantuan Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Aceh Barat Daya (Abdya) resmi mengundurkan diri
Penulis: Rahmat Saputra | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Rahmat Saputra I Aceh Barat Daya
SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sebanyak 1.012 keluarga penerima manfaat penerima bantuan Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) resmi mengundurkan diri.
Informasi yang dipersoleh Serambinews.com, seribuan warga yang mengundurkan diri itu, disebabkan beberapa faktor, yaitu graduasi mandiri, graduasi mampu, dan graduasi alami (habis komponen kepesertaan).
Kepala Dinas Sosial Abdya, Ikhwansyah SH mengatakan hingga akhir Februari 2020, jumlah KMP PKH yang mengundurkan diri sudah mencapai 1.012 KPM.
"Iya, semakin hari jumlah penerima PKH yang mengundurkan diri kita semakin bertambah, ini menandakan bahwa mereka mandiri," katanya.
• Tambung Gas Meledak, Dua Rumah Terbakar di Mutiara Timur Pidie, Nenek Berumur 80 Tahun Selamat
Ia menyebutkan, seribuan KPM itu mengundurkan diri secara sukerala karena sudah sejahtera, dan penerima bantuan sudah habis komponen pendidikan, dan kesehatan.
"Jadi, pada 2018 jumlah penerima PKH di Abdya 9.272, setelah terjadinya graduasi atau penerima PKH sudah bisa lepas dari program bansos yang selama ini diberikan pemerintah,
maka pada awal tahun 2019 jumlah KPM PKH di Abdya turun menjadi 8.835 KPM," ungkapnya.
• Investasi di Aceh Naik 371,6 Persen, Sepanjang Tahun 2019 Mencapai Rp 5,8 Triliun, Ini Datanya
Namun, katanya, pada 2019 terjadi garduasi sebanyak 660 KPM, sehingga jumlah sisa penerima bantuan sosial pada awal 2020 sebanyak 8.192 KPM.
Kemudian, dalam bulan Januari kembali terjadi graduasi hingga sisa penerima PKH Abdya berjumlah 8.018 KPM.
"Setelah kita pasang stiker keluarga kurang mampu, ada 195 KPM PKH di Abdya mengundurkan diri. Jadi, total kompenen PKH di Abdya sekarang hingga akhir Februari sebanyak 7.832 KPM," pungkasnya. (*)
• Ini Program Menko Kemaritiman Luhut B Panjaitan di Aceh Singkil