Pensiunan PTPN Tuntut Dibayar SHT

Direksi PTPN I Langsa Sepakat akan Bayar SHT Pensiunan Dengan Pinjaman Bank

Aksi ujuk rasa ratusan pensiunan PTPN I Langsa menuntut pelunasan Santunan Hari Tua (SHT) ke Kantor Direksi PTPN I berakhir Rabu (11/03/2020) sore

Penulis: Zubir | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ZUBIR
Massa pensiunan PTPN I Langsa saat berada di halaman Kantor Direksi PTPN I, Rabu (11/3/2020). Massa ini menuntut pihak perusahaan tersebut membayar santunan hari tua (SHT) mereka. 

Mereka meminta Direktur Utama PTPN I dan jajarannya, agar keluar dari dalam kantor untuk menemui mereka.

Hingga pukul 11.00 WIB, para jajaran Direksi PTPN I terutama Direktur Utama belum menemui para pensiunan yang menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor PTPN I Langsa ini.

Mereka di sana dikawal ketat seratusan satuan pengaman (Satpam) PTPN I, dan anggota Polres Langsa.

Sebelumnya dilaporkan, ratusan pensiunan PTPN I Langsa, Rabu (11/03/2020) pagi mengadu ke DPRK Langsa karena Santunan Hari Tua (SHT) mereka belum dibayarkan oleh PTPN I Langsa.

Amatan Serambinews.com, massa pensiunan PTPN I Langsa ini mulai datang dan berkumpul di halaman DPRK Langsa sejak pukul 09.00 WIB.

Sebelum mereka akan Kantor Direksi PTPN I Langsa untuk menggelar aksi demo besar-besaran, nenuntut dibayarkannya Santunan Hari Tua (SHT) dari Direksi OTPN I.

Kedatangan para pensiunan ini disambut langsung Ketua DPRK Langsa, Zulkifli Latief, didampingi Wakilnya Syaifullah dan Ir Joni, serta anggota Ferizal Amri SPd, Zulfikar, T Laila Ranta Sari, Jefri Santana.

Koordinator aksi, Armansyah, mengatakan, saat ini ribuan lebih onsiunan PTPN I Langsa menerima hak SHT dari perusahaan, seharusnya setelah mereka pensiunan SHT itu telah dilunaskan.

SHT yang belum dibayarkannya oleh PTPN I ini bagi mantan karyawan ini, bervariasi dari mantan karyawan yang pensiun tahun 2012 hingga tahun 2019.

Para pensiunan berharap DPRK mau membantu memfasilitasi masalah hak-hak mereka yang belum dibayarkan ini dengan PTPN I Langsa ini.

Karena setelah pensiun, banyak dari mantan karyawan PTPN I tak memiliki apapun, bahkan ada yang belum miliki rumah.

Jika SHT itu dibayarkan, mereka bisa menjadikan modal usaha untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Pensiunan PTPN I Langsa Bawa Tiga Kerenda Saat Demo Direksi PTPN I

Apalagi yang suaminya telah tiada, SHT ini sangat dibutuhkan terutama untuk membiayai hidup sehari-hari dan pendidikan anak-anaknya.

Menanggapi pengaduan itu, di hadapan para pensiunan Ketua DPRK Langsa, Zulkifli Latief, berjanji apa yang telah disampaikan pensiunan PTPN I, menjadi catatan pihaknya untuk mereka untuk bela dan tindaklanjuti.

Namun, pihaknya meminta petisi tunutan yang disampaikan pensiunan ini secara tertulis, agar kami tindak lanjuti dan akan segera memanggil direksi PTPN untuk meminta penjelasannya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved