Breaking News:

Berita Aceh Barat

Pemerintah Diminta Bebaskan WC Terbang di Aceh Barat, BAB Sembarang Rata-rata Warga Kurang Mampu

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui dinas terkait diminta untuk memperioritas pembangunan tempat buang air besar (BAB) masyarakat kurang mampu.

Penulis: Sa'dul Bahri | Editor: Yusmadi
For Serambinews.com
Hamdani, Ketua YARA Aceh Barat. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH -  Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui dinas terkait diminta untuk memperioritas pembangunan tempat buang air besar (BAB) masyarakat kurang mampu.

Sehingga kedepan tidak ada lagi warga yang melakukan BAB disembarangan tempat atau WC terbang. Perioritas bantuan untuk tempat BAB tersebut merupakan salah satu kebutuhan masyarakat kurang mampu yang saat ini masih menggunakan alam bebas untuk BAB.

“Saat ini masih banyak masyarakat yang melakukan BAB disembarang tempat, sehingga kita minta pemerintah atau dinas terkait supaya memperiotaskan bantuan tersebut agar terjaganya kesehatan dengan tidak melakukan pembuangan  BAB secara sembarangan,” harap Hamdani, Ketua YARA Aceh Barat kepada Serambinews.com, Jumat (13/3/2020).

Ia menambahkan, pembebasan warga muskin dari penggunaan WC terbang ini perlu menjadi perhatian serius, sebab kondisi tersebut sangat memperihatinkan terutama di pedesaan atau gampong, terutama mereka warga yang kurang mampu.

Pemkab Aceh Tengah Undang Menteri Agama Untuk Resmikan IAIN Takengon

Pemerintah Aceh Akhirnya Undangkan Tatib DPRA dalam Berita Daerah Aceh

Istri Perdana Menteri Kanada Dinyatakan Positif Corona, PM Justin Trudeau Isolasikan Diri

Sebab saat ini hanya warga yang mengalami keterbasan ekonomi yang masih menggunakan WC terbang, sedangkan warga menengah ke atas telah memiliki tempat BAS di rumah masing-masing.

Dikatakannya, bahawa rumah yang sehat tentu memiliki WC di rumah masing-masing, sehingga tidak membuang BAB disembarangan tempat.

Membuang BAS baik di sungai dan tempat lainnya bukan suatu kebiasaan warga, akan tetapi mereka memang belum ada kemampuan dalam membangun WC sendiri.

Sehingga hal ini diminta untuk dapat menjadi perhatian pemeberintah untuk pendataan dan memberikan bantuan kepada warga agar Aceh Barat agar terbebas dari WC terbang kedepan.

Dikatakannya, eksekutif dan legislatif diminta tetap singkrong dalam membantu kepentingan masyarakat, yang nantinya dapat mengesahkan dan mengalokasikan dana APBK untuk periotas pembangunan jamban kepada warga kurang mampu.

Jika pun anggaran APBK tidak memadai tentu dapat menggunakan anggaran desa dengan membuat perbup, sehingga tidak ada penyalah gunaan anggaran nantinya. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved