Rabu, 29 April 2026

Berita Pidie

BLK Bireuen Latih 112 Remaja Bireuen dan Ibu Rumah Tangga, Ini Harapan Peserta

Mereka yang berkesempatan dilatih ketrampilan ini berasal dari seluruh kecamatan serta hasil seleksi tim dinas.

Tayang:
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Sejumlah remaja sedang praktek bidang listrik di BLK Disnakertras Bireuen, Jumat (13/03/2020) 

Mereka yang berkesempatan dilatih ketrampilan ini berasal dari seluruh kecamatan serta hasil seleksi tim dinas.

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Bireuen melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Latihan Kerja (BLK) melatih 112 remaja.

Kegiatan itu digelar di Desa Beuyot, Juli Bireuen sejak dua minggu lalu melatih.

Mereka berjumlah sebanyak 112 remaja putra dan putri  ini meliputi  beberapa bidang keahlian.

Mereka yang berkesempatan dilatih ketrampilan ini berasal dari seluruh kecamatan serta hasil seleksi tim dinas.

Sehingga meraka itu layak mengikuti pelatihan di bidang masing-masing.

Kadis Tenaga Kerja dan Trasmigrasi Bireuen, Ridwan SH melalui operator di BLK Bireuen, Muhibuddin kepada Serambinews.com, Jumat (13/03/2020) mengatakan, sebulan lalu Dinaskertrasn mengirim surat ke masing-masing kecamatan membuka kesempatan kepada siapa saja untuk dilatih pada sejumlah bidang keahlian.

Hasilnya sebanyak 112 remaja putra, putri dan sejumlah ibu rumah tangga ditetapkan mendapatkan pelatihan pada bidang pilihannya yaitu bidang pengelasan, elektronika, listrik dan perbengkelan sepeda motor.

Travel Advice 11 Negara Karena Wabah Virus Corona, Pariwisata Dunia Pun Berhenti Sementara

Islamic Jammer Karya Mahasiswa UIN, Bikin Heboh Setelah Dua Tahun Jadi Jawara

Persik Kediri vs Persiraja, Dendam di Wayan Dipta

Kemudian bidang menjahit, bordir dan tata boga, masing-masing bidang 16 orang.

Mereka mengikuti pelatihan selama 25-30 hari dan setiap peserta dibantu biaya makan siang, uang minum dan uang transport
selama mengikuti pelatihan.

Amatan Serambinews.com, para peserta umumnya remaja lulusan SMA dan sebagian putus sekolah terlihat serius belajar tiori dan pada bidang masing-masing.

Ridwan menambahkan, adanya ketrampilan diharapkan mereka memiliki skill pada bidang yang disukai, terbuka kesempatan
kerja dan mudah apabila mencari kerja karena sudah memiliki keahlian.

Muhibuddin menambahkan, selesai mengikuti pelatihan mereka akan mengikuti ujian dan diberikan sertifikasi keahlian yang dikeluarkan lembaga resmi.

“Nantinya tim dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) bagi mereka yang sudah selesai belajar dan lulus ujian,”
ujarnya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved