Jokowi dan Pembantunya Dites Corona
Para menteri anggota Kabinet Indonesia Maju diperiksa kesehatannya di RSPAD Gatot Subroto setelah Menteri Perhubungan
* Sebagian Menteri Kerja Online
JAKARTA - Para menteri anggota Kabinet Indonesia Maju diperiksa kesehatannya di RSPAD Gatot Subroto setelah Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dinyatakan positif terinfeksi Corona. Tak hanya para menteri, Presiden Jokowi juga ikut diperiksa kesehatannya.
”Sore ini,” ujar Jokowi singkat usai memberikan keterangan pers di Istana Bogor, Minggu (15/3/2020) siang.
Jokowi direncanakan melakukan tes kesehatannya di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, kemarin sore. Namun dari pantauan hingga pukul 19.000 WIB, tak ada tanda-tanda kedatangan mantan Gubernur DKI Jakarta itu di RSPAD. Sementara jajaran pembantu presiden sendiri sudah berdatangan ke RSPAD sejak pukul 09.30 WIB.
Mereka yang datang memeriksakan diri antara lain Menristek Bambang Brodjonegoro, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menkeu Sri Mulyani, Mendag Agus Suparmanto, Menpora Zainudin Amali, Menteri BUMN Erick Thohir, Menkominfo Johnny G Plate, Mendagri Tito Karnavian, hingga Menkumham Yasonna Laoly. Selain itu tampak pula mantan Menteri BUMN Rini Soemarno dan Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo.
Tak banyak dari para pembantu Presiden Jokowi itu yang bisa ditemui usai tes kesehatan. Hanya Menkominfo Johnny G Plate yang menyebut kondisinya sehat usai memeriksakan diri selama satu setengah jam. "Periksa semuanya, rontgen, darah, tenggorokan, semuanya. Hasilnya oke. Tapi pemeriksaan yang dalam, (hasilnya) 3 sampai 4 hari lagi," kata Johnny di dalam mobilnya.
Johnny menyatakan hampir semua jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD. Namun ia tak bertemu dengan para koleganya karena datang paling telat. "Ada beberapa yang saya bertemu, yang lain enggak (bertemu). Enggak hanya menteri, beberapa pejabat tinggi lembaga negara lain juga datang periksa juga. Tadi saya lihat ada Gubernur BI, ada juga dewan gubernur," ucapnya.
Selain Johnny, Menkopolhukam Mahfud MD juga telah menjalani medical check up di RSPAD. "Menko Polhukam Mahfud MD pagi tadi menjalani pemeriksaan kesehatan di RSPAD Jakarta, dan langsung diperbolehkan pulang," kata Rizal Mustary, staf khusus Kemenkopolhukam melalui keterangan tertulis kemarin.
Meski dibolehkan pulang, kegiatan di Kemenkopolhukam mulai hari ini akan dilaksanakan secara terbatas. Termasuk konferensi pers yang rutin dilaksanakan setiap hari. Mulai hari ini tak ada lagi tatap muka dengan sang menteri. "Untuk keperluan penyampaian informasi kepada teman-teman pers, akan tetap berjalan normal. Namun untuk sementara tidak dengan tatap muka. Pernyataan pers Menko Polhukam akan kami share dalam bentuk video, foto, dan text release setiap hari kerja jam 15.30 WIB, melalui akun instagram Kemenko Polhukam (@polhukamri)," kata Rizal.
Juru Bicara Penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengatakan, pihaknya melacak seluruh orang yang pernah melakukan kontak dengan Budi Karya Sumadi. Termasuk orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan para menteri. "Sekarang kita tracing semuanya. Semua kontaknya sedang kita tracing. Setelah tracing ketemu, kita pisahkan, apakah ini positif dengan keluhan atau positif tanpa keluhan," kata Yuri.
Jika orang tersebut dinyatakan positif tanpa keluhan, maka akan direkomendasikan self isolated atau isolasi di rumah, sehingga orang tersebut bisa tetap bekerja dari rumah di bawah pemantauan petugas kesehatan. "Kalau kemudian ada keluhan, dengan gejala, kita rekomendasikan untuk dirawat di rumah sakit. Tapi kalau negatif, tetap kita sarankan untuk self monitoring, betul-betul dimonitoring," imbuh Yuri.
Sebelum dinyatakan positif corona, Budi Karya Sumadi memang sempat mengikuti rapat terbatas dengan Presiden Jokowi dan menteri lainnya. Hingga kemarin pasien positif virus corona di Indonesia naik menjadi 117 orang. Yurianto menyatakan, ada tambahan 21 pasien baru yang positif virus corona. Dari 21 pasien baru itu, 19 orang di Jakarta sementara 2 lainnya di Jawa Tengah. "Hari ini kita mendapatkan 21 kasus baru, di mana 19 orang di Jakarta dan 2 di Jawa Tengah," kata Achmad Yurianto saat memberikan keterangan di Kompleks Istana Kepresidenan, Minggu (15/3). "Di Jakarta ini sebenarnya adalah pengembangan dari tracing kasus yang sebelumnya," lanjut Yuri.
Kerja Online
Setelah satu anak buahnya dinyatakan positif terpapar virus corona, Presiden Jokowi mengimbau masyarakat bisa bekerja di rumah, termasuk para menterinya. "Salah satu menteri kami terdeteksi positif. langkah-langkah antisipasi telah dilakukan dan saya yakin para menteri kerja seperti biasa dan lebih keras walaupun sebagian secara online (di rumah)," kata Jokowi.
Jokowi juga meminta masyarakat tetap tenang. Namun, tetap mewaspadai wabah virus corona ini. Ia mengatakan pemerintah terus berupaya menangani penyebaran virus ini. Jokowi memastikan para menteri di Kabinet Indonesia Maju tetap bekerja seperti biasanya. Bahkan, kata dia, para menterinya bekerja lebih keras di tengah pandemi Corona ini.