Jumat, 1 Mei 2026

Berita Aceh Barat Daya

Aktivitas Masyarakat Abdya Tetap Normal, Harga Bahan Kebutuhan Masih Stabil

Meski sekolah diliburkan, untuk UN tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), rencananya tetap digelar mulai Senin (16/3/2020) besok.

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah mobil antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Keude Paya, Blangpidie, Abdya, Senin (16/3/2020) siang. Aktivitas masyarakat Abdya masih normal di tengah isu merebak penyebaran Virus Corona di sejumlah negara dunia, dan sudah masuk ke Indonesia. 

”Ya, sesuai kewenangan bupati kepala daerah, untuk mengantisipasi penyebaran corona, saya putuskan sekolah yang menjadi kewenangan kabupaten, juga diliburkan. Info ini agar disebarkan dan minta bantu teman2 pers untuk membuat berita,” tulis Bupati Akmal Ibrahim yang disebarkan melalui Grup WA ‘Abdya Hebat’ pada Minggu (15/3/2020) malam.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Abdya, H Jauhari SPd membenarkan kalau Bupati Akmal Ibrahim sudah menentukan sikap bahwa meliburkan seluruh sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah kabupaten.

 Informasi tentang keputusan Bupati Abdya meliburkan seluruh sekolah mulai Senin (16/3/2020), menurut Kepala Disdikbud Abdya, Jauhari sudah disebar Bupati Akmal Ibrahim melalui Grup WA Hebat.

Kebijakan meliburkan sekolah mulai tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), sampai Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat juga disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA, Minggu (15/3/2020).

"Betul! Aktivitas sekolah selama dua minggu, terhitung mulai besok, Senin 16 Maret sampai 29 Maret 2020 akan diliburkan," sebutnya.

Meski sekolah diliburkan, untuk UN tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), rencananya tetap digelar mulai Senin (16/3/2020) besok.

Pihaknya mengingatkan seluruh guru dan siswa untuk tetap rutin mencuci tangan serta menjaga kebersihan dan kesehatan.

Penting menjaga kesehatan dan rutin mencuci tangan.

Karena tidak ada yang tahu, siapa yang sudah terdampak atau terpapar virus tersebut, begitu juga sebaliknya.

"UN tetap dilanjutkan, karena jumlah siswa yang mengikuti ujian tidak terlalu banyak dan kami akan melakukan pemantauan setiap saat," sebut Rachmat.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved