Sabtu, 11 April 2026

Berita Aceh Barat Daya

Aktivitas Masyarakat Abdya Tetap Normal, Harga Bahan Kebutuhan Masih Stabil

Meski sekolah diliburkan, untuk UN tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), rencananya tetap digelar mulai Senin (16/3/2020) besok.

Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah mobil antre mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Keude Paya, Blangpidie, Abdya, Senin (16/3/2020) siang. Aktivitas masyarakat Abdya masih normal di tengah isu merebak penyebaran Virus Corona di sejumlah negara dunia, dan sudah masuk ke Indonesia. 

Meski sekolah diliburkan, untuk UN tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), rencananya tetap digelar mulai Senin (16/3/2020) besok.

Laporan Zainun Yusuf  |   Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM,BLANGPIDIE- Virus Corona (Covid-19) sudah mewabah di sejumlah negara di dunia, dan sudah masuk ke Indonesia. Malahan, salah seorang menteri dinyatakan positif terinfeksi.

Antisipasi terinfeksi virus sangat berbahaya itu Pemerintah Aceh, Pemerintah Kabupaten/Kota, termasuk Pemkab Aceh Barat Daya (Abdya), memutuskan meliburkan seluruh sekolah, sejak PAUD, TK, SD, SMP dan SMA/SMK serta Madrasah sejak Senin (16/3/2020), selama 14 hari ke depan.

Kecuali kegiatan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bagi SMK tetap dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan, yaitu sejak Senin hari ini, selama empat bari.

Sedangkan siswa kelas I dan II SMK tetap libur seperti siswa sekolah lainnya. Para siswa diminta belajar di rumah dan untuk ini sangat diharapkan bimbingan orangtua serta siswa dilarang berpergian ke luar daerah.

Begitupun, pantauan Serambinews.com, Senin (16/3/2020), masyarakat Kabupaten Abdya tetap melakukan aktivitas seperti biasa, seperti tidak terpegaruh dengan isu penyebaran Virus Corona.

Asisten Medis Ini Ungkap Betapa Sulitnya Memindahkan Pasien Terinfeksi Corona yang Terbungkus Tabung

Bermula dari Ajakan Pindah Sekolah, Siswi SMP Diperbudak Paman, Disiksa hingga Pungut Makanan Sisa

Viral, Seekor Monyet Berbisik Ke Seorang Pria

Susana kota Blangpidie tampak biasa-biasa saja. Jumlah pengunjung pasar dan pusat-pusat pembelanjaan tidak terjadi peningkatan.

Kantor-kantor jajaran Pemkab Abdya buka seperti biasa, dan para PNS/ASN beraktivitas di kantor. Pelayanan kesehatan di rumah-rumah sakit berjalan normal.

Hampir tidak terlihat masyarakat yang memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah atau di tempat keramaian lainnya. Namaun, keterangan diperoleh bahwa masyarakat Abdya sulit memperoleh masker karena stok tidak tersedia lagi di seluruh apotik dan toko obat setempat.

Harga bahan kebutuhan pokok di Pasar Blangpidie relatif masih stabil. Seperti telur ayam ras Rp 42.000 per papan (isi 30 butir), cabai merah berkisar antara Rp 24.000 sampai Rp 30.000 per kilogram (kg), bawang merah Rp 35.000 per kg, cabai rawit Rp 22.000 per kg dan minyak goreng curah Rp 20.000 per kg.

Harga sayur-sayuran yang dipasok dari Medan, Sumut, juga masih stabil.

Harga bahan kebutuhan yang masih relatif tinggi di Abdya sejak beberapa pekan lalu adalah bawang putih Rp 40.000 per kg dan gula pasir di pasar tradisional Abdya mencapai Rp 18.000 per kg.

Seperti diberitakan Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, memutuskan meliburkan seluruh sekolah yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, sejak tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP.

Keputusan meliburkan sekolah dalam sembilan kecamatan sejak Babahrot sampai Lembah Sabil sejak 16 Maret 2020 atau mengikuti instruksi Plt Gubernur Aceh dalam upaya mengantisipasi penyebaran virus corona yang semakin mengkhawatirkan di Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved