Waspada Covid 19
China Kini Hadapi Kasus Corona dari Luar Negeri, Wuhan Umumkan Pertama Kalinya 0 Infeksi Covid-19
Beijing dilanda dengan jumlah kasus impor virus corona, ketika penularan lokal baru di China turun ke nol.
Laporan Agus Ramadhan
SERAMBINEWS.COM - Beijing dilanda dengan jumlah kasus impor virus corona, ketika penularan lokal baru di China turun ke nol.
Ini adalah pertama kalinya sejak virus itu menyerang akhir tahun 2019 di Provinsi Hubei, China.
Termasuk Kota Wuhan, pusat penyebarannya COVID-19.
Itu terjadi ketika China tidak mencatat kasus yang ditularkan secara lokal.
Dalam beberapa hari terakhir, China semakin memusatkan upayanya dalam penanggulangan pada wisatawan yang datang.
Kerena virus corona ini dengan cepat menyebar dan meningkatkan kemungkinan gelombang infeksi kedua yang datang dari luar negeri.
"Satu percikan api dapat memulai kebakaran padang rumput," tulis resmi China Daily dalam tajuk rencana yang dilasir dari Reuters, Kamis (19/3/2020).
Beijing melaporkan 21 kasus infeksi baru dari luar daratan China pada hari Rabu (18/3/2020).
Kebanyakan mereka bepergian ke Spanyol dan Inggris.
Sejak pekan lalu, Bandara Internasional Ibukota Beijing telah membuat zona khusus untuk semua penerbangan internasional.
Dengan semua penumpang yang turun diminta untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.
Para wisatawan yang turun di Beijing, kemudian dikirim ke tempat-tempat yang ditentukan untuk dikarantina wajib selama 14 hari.
Ibukota China sekarang telah menyetop orang-orang yang datang dari luar negeri untuk dikarantina sendiri.
Penerbangan internasional menuju Beijing akan dialihkan ke kota-kota terdekat seperti Tianjin, Shijiazhuang, Taiyuan dan Hohhot.
Rencana itu hanya akan berlaku untuk penerbangan yang dioperasikan oleh maskapai asal China.
Provinsi Guangdong melaporkan sembilan kasus impor baru, sementara Shanghai melaporkan dua infeksi baru dari luar negeri.
Sehingga di China, jumlah keseluruhan kasus impor mencapai 189 orang sejauh ini.
Sebaliknya, Kota Wuhan, pusat penyebaran virus korona di negara itu, melaporkan tidak ada infeksi baru untuk pertama kalinya.
Hal itu disampaikan oleh Komisi Kesehatan Nasional China.
Jumlah total kasus yang dikonfirmasi di China sampai saat ini mencapai 80.894 jiwa, dengan total kematian mencapai 3.237 pada hari Kamis (19/3/2020) pukul 11:30 WIB melansir dari thewuhanvirus.com.(*)
• Pasien Corona Meninggal Capai 19 Orang, Jokowi Akhirnya Perintahkan Rapid Test Covid-19 Massal
• RSUD Aceh Tamiang Rujuk Satu PDP Corona ke RS Cut Meutia Aceh Utara
• Makin Loyo, Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS Hari Ini Rp 16 Ribu
• VIRAL Curhat Pasien Suspect Corona saat Periksa ke RS: Ruangan Isinya Orang Batuk Semua
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/dokter-memeriksa-kondisi-bayi-yang-terinfeksi-virus-corona.jpg)