Breaking News:

Pencurian Uang Lewat ATM

Kasus Pencurian Uang Lewat ATM di Bireuen, Tersangka Dititip di Rutan Bireuen

Kasus pencurian uang dengan modus keahlian dan kemampuan mengutak-atik mesin CRM/ATM adalah pertama di Bireuen.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
Rekontruksi ulang kasus pencurian uang bank melalui mesin CRM di bank tersebut dengan tersangka pegawai di bank tersebut, Kamis (19/03/2020). 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Kasus pencurian uang dengan modus keahlian dan kemampuan mengutak-atik mesin CRM/ATM milik salah satu bank pelat merah adalah pertama di Bireuen.

Pelakunya juga pegawai bank itu sendiri dan aksinya dimulai dengan alasan mesin rusak.

Kapolres Bireuen AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSI didampingi Kasat Reskrim Iptu Dinmas Adhit Putranto SIK serta Bripka Zainal Efrendi kepada Serambinews.com saat menyaksikan rekontruksi ulang, Kamis (19/03/2020) mengatakan, kasus unik dengan modus alasan mesin CRM rusak adalah pertama yang ditangani aparat penegak hukum Polres Bireuen.

Curi Uang Lewat ATM di Bireuen, Tersangka Perankan Adegan Tanpa Kaku, Begini Aksinya

Parahnya lagi, pelakunya adalah pegawai bidang IT bank tersebut yang dengan leluasa melakukan pencurian uang dalam rentang waktu hampir setahun dengan angka mencapai Rp 900 juta lebih.

Melihat aksi melalui adegan rekontruksi sepertinya pekerjaan jahat tersebut telah dirancang sendiri dengan modus mesin CRM rusak dan perlu opname.

Saat itulah akal busuk bermain memainkan data dan memindahkan uang ke rekening pribadi tersangka. Hasil rekontruksi ulang kata Kasat Reskrim akan dipelajari kembali ada tidaknya orang lain terlibat dalam kasus tersebut.

Rekontruksi Kasus Pencurian Uang BRI Lancar, Ini Adegannya

“Pengakuan tersangka adalah sendiri, Satpam memang melihat tapi tidak mengetahui memperbaiki mesin CRM memindahkan uang ke rekening tersangka,”ujarnya.

Kasie Pidum Kejari Bireuen, Teuku Hendra SH MH kepada Serambinews.com mengatakan, perbuatan tersebut memang memerlukan keahlian tersendiri tentang bagaimana membongkar mesin CRM memasukkan data, menganjal salah satu titik, menghapus data dan uang dikembalikan ke kas.

Tersangka yang ditahan sejak 6 Februari lalu dititipkan ke rutan Bireuen karena sel di Polres Bireuen dalam pembangunan.

“Tersangka ditahan di Rutan Bireuen dan masih menjalani pemeriksaan lanjutan,” ujar Bripka Zainal Efendi. (*)

Pengakuan Tersangka Saat Beraksi Curi Uang Melalui ATM, Dag Dig Dug Juga

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved