Selasa, 9 Juni 2026

Waspada Corona

Satu Kapal Yacht Singgah di Lepas Pantai Abdya, Dua Nelayan Sempat Bantu Belikan Logistik

Kapal layar dengan dua awak (satu laki-laki dan satu perempuan) singgah di lepas Pantai Padang Bak Jok, Tangan-Tangan pada Minggu sore.

Tayang:
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Taufik Hidayat
Hand-over kiriman warga.
Salah satu kapal layar (yacht) dari negara luar sempat singgah di lepas Pantai Desa Padang Bak Jok, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Abdya, Minggu (22/3/2020) menjelang malam. Kapal layar dengan dua awak itu dilarang merapat ke pantai oleh aparat keamanan. 

Laporan Zainun Yusuf | Aceh Barat Daya

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Belasan kapal layar (yacht) dari sejumlah negara asing, sejak beberapa hari terakhir wara-wiri di perairan Aceh, satu diantaranya sempat singgah di lepas pantai Gampong Padang Bak Jok, Kecamatan Tangan-Tangan, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya). 

Kapal layar dengan dua awak (satu laki-laki dan satu perempuan) singgah di lepas Pantai Padang Bak Jok, Tangan-Tangan pada Minggu sore. Dua warga negara asing itu diduga merapat di lokasi untuk membeli kebutuhan makanan, termasuk kebutuhan air.

Dari keterangan diperoleh Serambinews.com, dua nelayan dari Desa Lhok Pawong, Kecamatan  Manggeng, dimana lokasinya berdekatan dengan perairan Padang Bak Jok, Tangan-Tangan, sempat membantu membelikan kebutuhan air meneral untuk kedua warga asing yang berada di atas kapal layar tersebut.

Kedua nelayan Lhok Pawoh tersebut naik ke atas kapal layar, malahan sempat swafoto dengan warga asing itu di atas kapal. Informasi ada kapal layar yang berada di Pantai Lhok Pawoh segera tersebar, kemudian aparat berwajib dari Kecamatan Tangan-Tangan dan Kabupaten Abdya, turun ke lokasi.   

Camat Tangan-Tangan, Jasmadi dihubungi Serambinews.com, Senin (23/3/2020), membenarkan kalau kapal layar yang ditumpangi 2 negara asing sempat  singgah di lokasi berjarak sekitar 100 meter dari garis pantai Padang Bak Jok pada Minggu sore.

Menerima informasi tersebut, Camat Tangan-Tangan, Jasmadi bersama Kapolsek dan Danramil segera turun ke lokasi. Tidak lama kemudian turun Kapolres bersama TNI, TNI Angkatan Laut, pihak terkait lain.

Aparat berwajib melarang kapar layar (yacht) tersebut merapat ke pantai Padang Bak Jeumpa, sebagai upaya mencegahan penyebaran Covid 19.

“Larangan tal boleh merapat ke pantai disampaikan petugas dari angkutan laut dengan kode khusus menggunakan lampu senter,” kata Camat Jasmadi. Kapar layar tersebut tetap bertahan di lepas pantai Padang Bak Jok sampai Senin (23/3/2020) subuh, tadi.

“Baru sekitar pukul 5.30 WIB, tadi, kapal layar itu meninggalkan perairan laut Pantai Padang Bak Jok, menuju arah perairan Kabupaten Aceh Selatan,” kata Camat Tangan-Tangan.

Dua Nelayan Diperiksa Kesehatan

Camat Tangan-Tangan, Jasmadi juga membenarkan kalau ada dua nelayan asal Desa Lhok Pawoh, Manggeng, sempat naik ke atas kapal layar (yacht) tersebut.

“Mungkin mereka tak tahu, sehingga dua nelayan itu  menurut keterangan sempat berfoto dengan dua negara luar itu di atas kapala layar,” kata Camat Junaidi.

Sedangkan Camat Manggeng, Hamdani ketika dihubungi Serambinews.com mengaku belum bengitu jelas tentang kebenaran dua nelayan dari Lhok Pawoh sempat naik ke atas kapal layar berasal dari Australia, itu.

“Saya belum terima laporan dari Keuchik Gampong Lhok Pawoh,” kata Camat Manggeng, Hamdani.                    

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved