Senin, 27 April 2026

Cari Mati, Penjambret Ini Rampas Ponsel Kapolsek yang Sedang Nyamar jadi Warga

Tedjo tenang-tenang saja meski iPhone sebagai umpan digondol Wawan, karena GPS-nya sudah diaktifkan.

Editor: Amirullah
TribunJakarta/Bima Putra
Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro saat memberikan keterangan di Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020). 

SERAMBINEWS.COM - Kapolsek Matraman Kompol Tedjo Asmoro rela mengumpankan dirinya demi menangkap penjambret handphone, Wawan Fachrurozi.

Ya, Tedjo turun langsung dengan cara mengumpankan dirinya sebagai warga pada untuk menjadi sasaran Wawan pada Kamis (26/3/2020) pukul 21.30 WIB.

"Karena banyak laporan aksi pencurian disertai pemberatan (curat) atau jambret saya menyamar jadi warga. Jadi, saya berpura-pura main handphone sambil jalan," ucap Tedjo di Matraman, Jakarta Timur, Jumat (27/3/2020).

Tak sadar korbannya orang nomor satu di Polsek Matraman, malam itu Wawan melambatkan laju sepeda motornya.

Dengan sigap, dia lalu merampas handphone Tedjo.

Tedjo tenang-tenang saja meski iPhone sebagai umpan digondol Wawan, karena GPS-nya sudah diaktifkan.

Sudah Menyebar ke Seluruh Dunia, Tim Medis Berhasil Bongkar Fakta Awal Kemunculan Wabah Corona Wuhan

Oknum Polisi Cabuli Mertua 7 Kali, Pelaku Simpan Foto Wanita Lansia di Ponsel, Ini Kronologinya

Jerman Paling Sedikit Kematian karena Corona, Ternyata Ini Kunci dan Cara Mencegahnya

Dia membiarkan Wawan kabur untuk mengetahui ke mana menjual rampasannya.

"Tersangka Wawan lebih dulu diamankan berdasarkan hasil rekaman CCTV di lokasi kejadian," lanjut Tedjo.

Rekaman CCTV itu menangkap pelat nomor sepeda motor dibawa Wawan.

Dari sana, petugas menelusuri dan dengan mudah menemukan pelaku.

"Lalu dari GPS kita amankan seorang penadah di kawasan Johar Baru," tambahnya,

Saat disambangi personel Unit Reskrim Polsek Matraman, Wawan sudah menjual iPhone Tedjo.

Awalnya, Wawan menjual handphone Tedjo ke Entis Saputra seharga Rp 3,2 juta.

Entis menjual lagi ke penadah lain di kawasan Lokasari Mangga Besar.

"Jadi handphone saya sudah tiga kali berpindah tangan, yang terakhir dijual seharga Rp 4,5 juta," cerita Tedjo.

Sumber: GridHot.id
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved