Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Mengapa Obat Virus Corona Belum Juga Ditemukan?
Saat ini, berbagai negara tengah berpacu untuk mengembangkan obat yang efektif untuk penyakit Covid-19
Akan tetapi, bahkan makhluk ini mampu membuat kuman lain sakit.
Ukuran virus polio misalnya hanya selebar 30 nanometer, sementara SARS-Cov-2 sekitar 120 nanometer.
Ukuran ini lebih kecil dibanding bakteri E. Coli yang ukurannya lebih besar dari SARS-Cov-2.
Dan sel darah manusia berukuran 64 kali lebih besar lagi.
• Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir, Keluarga Pasrah
• Cuma Nikah Siri, Barbie Kumalasari Ingin Cerai dari Galih Ginanjar, Ngaku Banyak Pria Lain Mendekati
Ilustrasi bakteri Clostridium botulinum(ist)
Pada patogen seperti bakteri, mereka memiliki alat molekuler yang bermanfaat utuk memperbanyak diri sekaligus melawan infeksi mereka sendiri.
Namun sekaligus alat molekuler inilah yang disasar oleh antibiotik saat dipakai untuk melawan bakteri.
Obat-obatan ditujukan untuk mengganggu mekanisme molekuler bakteri tapi tidak pada sel manusia.
Masalahnya virus berbeda. Mereka membutuhkan inang, dan antibiotik tak mampu digunakan untuk pengobatan virus.
Menyerang sel
Hal ini karena virus tidak mereproduksi dirinya sendiri, akan tetapi mereka menyerang sel dan membajak mesin inang mereka untuk membuat salinan diri mereka sendiri.
“Bakteri sangat berbeda dari kita, sehingga ada banyak obat dengan target berbeda. Tapi virus mereplikasi di dalam sel, sehingga mereka menggunakan banyak mekanisme yang sama dengan yang dilakukan sel kita,” ujar Diane Griffin, Profesor Mikrobiologi dan Imunologi di Sekolah Kesehatan Masyarakat Bloomberg di Universitas John Hopkins.
Oleh karena itu, menurutnya sulit untuk menemukan obat yang menargetkan virus tetapi tidak merusak sel juga.
Selain itu, penyebab lain, virus ada beragam jenis dan mereka bermutasi dengan cepat.
Sehingga penanganan dan vaksin khusus untuk melawan virus, bisa kehilangan efektivitasnya seiring waktu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ilustrasi-virus-corona-11.jpg)