Berita Banda Aceh

Warga Rukoh Banda Aceh Temukan Mortir di Belakang Rumahnya, Diduga Peninggalan Masa Konflik Aceh

Bahan peledak yang diduga peninggalan masa konflik Aceh itu ditemukan saat ia membersihkan kebun di belakang rumahnya.

For serambinews.com
Personel Detasemen Gegana Satuan Brimob Polda Aceh, Sabtu (28/3/2020) mengevakuasi mortir yang ditemukan di belakang rumah warga Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh. 

Bahan peledak yang diduga peninggalan masa konflik Aceh itu ditemukan saat ia membersihkan kebun di belakang rumahnya.

Laporan Misran Asri | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Muksin (24), warga Gampong Rukoh, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, menemukan mortir. 

Bahan peledak yang diduga peninggalan masa konflik Aceh itu ditemukan saat ia membersihkan kebun di belakang rumahnya.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH, melalui Kapolsek Syiah Kuala, AKP Edi Saputra SE, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Minggu (29/3/2020). 

Kapolsek menceritakan mortir diduga peninggalan masa konflik ini ditemukan pertama kali dikehui oleh Muksin pada Senin (23/3/2020) sekira pukul 16.30 WIB. 

Tetapi ia baru melaporkan kepada abang kandungnya Dzulhijjani (52), pada Jumat (27/3/2020) sekitar pukul 11.45 WIB.

Masuki Hari ke-13 Isolasi Mandiri, 14 Tenaga Medis Sempat Rawat Pasien Positif Corona Tetap Sehat

VIDEO - Banjir Genangi Lintas Meulaboh - Kuala Bee, Belasan Rumah Ikut Terendam

COVID-19, Jabariyah dan Qadariyah, Bahaya Manakah?

Setelah mendapat laporan dari adiknya itu, Dzulhijjani langsung datang ke Polsek Syiah Kuala dan melaporkan penemuan benda yang diduga bahan peledak tersebut.

Mendapat laporan tersebut, AKP Edi bersama anggotanya langsung menuju ke lokasi penemuan mortir tersebut.

Setelah memastikan benda tersebut diduga mortir, pihaknya langsung mengamankan lokasi dengan memasang police line (garis polisi).

Halaman
12
Penulis: Misran Asri
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved