Info Bener Meriah

Cuitan Soal APD di Medsos, Bupati Sarkawi: Jangan Perkeruh Masalah, Kita Sudah Berusaha Maksimal

Bupati Sarkawi menyesalkan cuitan masalah APD di media sosial yang dipakai oleh petugas di Posko perbatasan.

SERAMBINEWS.COM/BUDI FATRIA
Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi. 

Bupati Sarkawi menyesalkan cuitan masalah APD di media sosial yang dipakai oleh petugas di Posko perbatasan. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Bupati Bener Meriah, Tgk H Sarkawi menyesalkan sikap oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab atas cuitanya di media sosial terkait alat perlindungan diri (APD) yang digunakan oleh petugas di Posko pemantauan di perbatasan Kabupaten Bener Meriah.

Bupati Sarkawi menyampaikan, terkait penanganan dan pencegahan Covid-19, pemerintah telah berusaha semaksimal mungkin untuk memutus rantai penyebaran pandemi global di Kabupaten Bener Meriah.

“Pemerintah sudah berusaha maksimal hasilnya adalah urusan Allah SWT,” ujar Bupati Sarkawi yang sering disapa Abuya, Minggu (29/3/2020).

Bupati Sarkawi menyesalkan cuitan masalah APD di media sosial yang dipakai oleh petugas di Posko perbatasan.

“Kita bantah karena yang harus difahami adalah APD atau yang kita sebut pakaian mirip "Astronot" itu hanya diperuntukkan untuk petugas yang kontak langsung dengan pasien, dan itu pun hanya 1 kali pakai,” ungkap Abuya Sarkawi.

 IGI Aceh Gelar Pembelajaran Jarak Jauh di Tengah Kasus Corona, Diikuti 240 Guru via Video Conference

VIDEO - Pengusaha Udang Vaname di Aceh Barat Terancam Gulung Tikar

Warga Rukoh Banda Aceh Temukan Mortir di Belakang Rumahnya, Diduga Peninggalan Masa Konflik Aceh

Lanjut Abuya, perlu diketahui juga bahwa APD tersebut saat ini stok di distributor sudah menjadi barang langka, karena sekitar 200 negara membutuhkan itu. Pemkab Bener Meriah mengambil inisiatif menggunakan mantel atau jas hujan, bagi petugas yang tidak kontak langsung dengan pasien. Sedangkan APD petugas yang kontak langsung dengan pasien atau terindikasi Covid-19 tetap menggunakan APD dan itu ada di RSUD Munyang Kute, tak ada rotan akar pun jadi.

“Kita berharap ayo sama-sama kita bersinergi untuk mencegah penyebaran Covid-19 di Bener Meriah, buang ego masing-masing, jangan jadikan panggung sandiwara untuk kepentingan golongan atau pribadi,” sebut Abuya.

Abuya menambahkan, petugas telah berbuat dengan ikhlas, dan insyaAllah dengan niat menjadi Mujahidin, jangan buat mereka ragu untuk berbuat, karena apa yang mereka lakukan adalah untuk rakyat, mereka berbuat nyata dan fakta buka kata-kata.

Terkait alat pelindung diri (APD) serambinews.com mengutip pernyataan Ketua Umum Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia Jakarta, Dr Abdul Halik Malik yang dimuat di media online CNNIndonesia.com.

Dr Abdul Halik Malik menilai penggunaan jas hujan berbahan plastik bisa menggantikan APD standar.

Dengan syarat, kata Abdul Halik jas hujan dipastikan harus terbuat dari bahan yang bisa menahan air.

Karena virus corona menular melalui droplet (cairan tubuh) dan areosol (hembusan napas).

Penulis: Budi Fatria
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved