Cegah Corona di Aceh Barat

Kuliah Online di Kampus STAIN Meulaboh Berlanjut

STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh memperpanjang proses belajar mengajar kuliah secara online hingga akhir semester genap tahun akademi 2019/2020.

Hand-over dokumen pribadi
Ketua STAIN Meulaboh, Dr Inayatillah. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh juga ikut memperpanjang proses belajar mengajar kuliah secara dalam jaringan (online) hingga akhir semester genap tahun akademik 2019/2020.

Sementara kampus lainnya di Aceh Barat juga melakukan hal yang sama dalam upaya mencegah terjadinya penyebaran Covid-19.

Hal tersebut telah disepakati dalam Rapat pimpinan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh, pada tanggal 27 Maret 2020 yang tertuang dalam Surat Edaran Nomor 1153/Sti.17/PP00.9/03/2020 tentang perpanjangan kuliah online serta mengantisipasi pencegahan penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) dilingkungan perguruan tinggi.

"Sebelumnya perguruan tinggi juga telah melaksanakan kuliah secara online selama 14 hari hingga 29 Maret 2020," tutur Ketua STAIN Meulaboh Dr Inayatillah, Selasa (31/3/2020).

Ia menjelaskan, keputusan perpanjangan kuliah online ini diambil sesuai tindak lanjut tentang antisipasi upaya pencegahan penyebaran Covid-19 serta memprioritaskan kesehatan dan keselamatan Sivitas Akademika Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri yang tertuang dalam Surat Edaran Kementerian Agama Republik Indonesia Nomor SE.4 Tahun 2020 tentang perubahan atas Surat Edaran Nomor SE.3 Tahun 2020.

Dikatakannya, bahwa bagi dosen dan mahasiswa diwajibkan melakukan perkuliahan online dengan memanfaatkan E-Learning yang telah diterapkan oleh kampus.

"Untuk semua kegiatan belajar mengajar perkuliahan dilakukan secara daring, termasuk ujian tengah semester, ujian akhir semester, ujian komferenshif, seminar proposal dan bimbingan skripsi. Kecuali seperti kegiatan akademik yang tidak memungkinkan untuk dilakukan secara online," ujarnya.

Lebih lanjut jelasnya, disamping perkuliahan online, pengurusan pelayanan administrasi, umum dan akademik bagi dosen, pegawai juga diharuskan secara online atau kerja dari rumah (work from home) dengan memanfaatkan teknologi dan mewajibkan menyampaikan laporan kinerja dan apabila sewaktu-waktu dibutuhkan akan tetap siap melaksanakan tugas dengan tetap mematuhi protokol dari pemerintah atas upaya antisipasi pencegahan penyebaran Covid-19.(*)

Kronologi Siswi SMK Diperkosa 7 Kakak Kelas, Dirudapaksa di Sekolah dan Rumah Kosong, Korban Diancam

Luhut: Hanya China yang Berhasil Terapkan Lockdown Mengatasi Wabah Virus Corona

UPDATE Taushiyah MPU, Selama Darurat COVID-19 Boleh tak Berjamaah di Meunasah dan Mushalla

Lockdown Cegah Corona, Pria Ini Berpakaian Seperti Hantu untuk Takuti Remaja Agar tak Keluar Rumah

Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved