Breaking News:

Berita Aceh Barat

Tidak Terbukti Pungli, Mahkamah Agung Bebaskan Pegawai Dinas Pendidikan Aceh Barat

MA menguatkan putusan tingkat pertama yaitu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh yang sebelumnya membebaskan para terdakwa

FOR SERAMBINEWS.COM
Kuasa Hukum Zamlinar, Ramli Husein SH 

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Masih ingat dengan kasus dugaan pungutan liar (pungli) Dana Alokasi Khusus (DAK) di Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh Barat yang menyeret empat terdakwa?

Mahkamah Agung (MA) baru-baru ini membacakan putusan kasasi atas kasus itu.

Pada intinya, MA menguatkan putusan tingkat pertama yaitu Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banda Aceh yang sebelumnya membebaskan para terdakwa setelah mereka tidak terbukti melakukan pungli sebagaimana dakwaan jaksa.

Keempat terdakwa yaitu Ahlizar, mantan kepala Sanggar Kegiatan Belajar (SKB), Zamlinar, mantan kepala SDN Ranto Panyang II, Riswandi selaku tenaga honorer, dan seorang rekanan, Mahlil Budiman.

Pemko Subulussalam Siapkan Hotel Hermes Jadi Tempat Karantina, Ini Alasan Walkot Affan Bintang

Kuasa Hukum Zamlinar, Ramli Husein SH kepada Serambinews.com, Selasa (31/3/2020) mengatakan dari empat terdakwa baru salinan putusan Zamlinar yang sudah diterima.

Sedangkan salinan putusan tiga terdakwa lainnya belum diterima.

“Kami terima relas pemberitahuan putusan tersebut pada Kamis tanggal 12 Maret 2020. Yang kami terima hanya putusan atas nama Zamlinar. Sedangkan relas putusan terdakwa lain belum kami terima,” katanya.

Untuk diketahui, kasus itu berawal saat Polres Aceh Barat menetapkan seorang pejabat Disdik Aceh Barat bersama seorang kepala sekolah, seorang kepala SKB, seorang tenaga honorer, dan rekanan sebagai tersangka.

Unsyiah Terapkan Physical Distancing saat Pelantikan Pejabat Baru

Mereka ditangkap dalam operasi tangkap tangan (OTT) kasus dugaan pungli di dinas tersebut.

Keempatnya dibekuk pada 20 Agustus 2018 dan saat itu penyidik menyita uang dari para tersangka sebesar Rp 157,6 juta.

Tapi hasil putusan Pengadilan Tipikor Banda Aceh menyatakan para terdakwa tidak bersalah sehingga dibebaskan dari segala dakwaan jaksa pada Kejari Aceh Barat.

Lalu jaksa mengajukan kasasi ke MA dan hasilnya permohonan kasasi jaksa ditolak.(*)  

Bupati Aceh Tenggara Larang Jual Padi ke Luar Daerah, Cegah Menipis Stok di Tengah Antisipasi Corona

Penulis: Masrizal Bin Zairi
Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved